All-New City: Penampilan Makin Gaya, Teknologi Tambah Kaya

Kompas.com - 27/11/2008, 21:10 WIB

JAKARTA, KAMIS - Penampilan Honda All-New City yang diluncurkan PT Honda Prospect Motor hari ini, lebih gaya. Teknologinya juga tambah kaya. Dan yang kurang menarik, harganya naik drastis. Versi “Top of the Line”: transmisi otomatik dengan  jok belakang yang bisa disetel kemiringannya, ditawarkan dengan harga Rp 260 juta.

Harga tersebut mendekati  saudara tuanya, Civic.  Malah lebih mahal dibandingkan dengan Toyota Altis standar yang menggunakan mesin 1,8 liter. “Harga itu sepadan dengan fitur dan teknologi baru yang semakin memanjakan dan menyenangkan pemakainya,” jelas Jonfis Fandy, Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor, ATPM Honda di Indonesia. 

Arrowshot Form - Penampilan atau gaya desain All-New City menurut Takeshi Nakamura, Large Leader Honda R&D disebut “Arrowshot Form” atau bentuk gerakan panah. “Karena itulah bentuk atau penampilan All-New City jadi unik, gaya dan makin canggih,” jelasnya.

Namun yang pasti, All-New City berbeda total dengan pendahulunya. Termasuk teknologi mesin dan transmisi. Penampilannya lebih menarik dan dinamis dibandingan versi generasi sebelumnya.

Meski begitu, bagian depan atau muka sedan ini tetap landai dan membentuk garis miring sampai ke atap. Sedangkan bagian belakang atau tutup bagasi menjadi lebih pendek dan tinggi. Alhasil, penampilannya lebih dinamis, baik dilihat dari depan, samping maupun belakang.

Ciri khas yang mencolok adalah bagian depan dengan bentuk hexagonal plus gril berwarna silver.  Desainnya mirip dengan Honda FCX Clarity hidrogen. Bumper depan, ukurannya lebih besar  dengan lekukan bundar. Alhasil, penampilan mobil ini menjadi lebih dinamis. 

Lampu belakang dirancang dengan bentuk pentagonal 3 dimensi dan menggunakan dwi warna, merah (di atas) dan putih (di bawah). Sedangkan di samping, kaca spion luar, dilengkapi dengan lampu sein putih.

Perubahan lainnya adalah penggunaan mikro antena, gagang pintu berlapis krom, pelek aluminium palang 5. Untuk tipe sporty atau mewah, peleknya menggunaka  model “Y” 16 inci.

Interior - Interior juga mengalami perubahan total dibandingkan dengan versi sebelumnya. Honda menyebut interior baru All-New City dengan “Cozy Lounge”. Alasannya, kabin City terbaruu ini makin lega dan paling besar di kelasnya.

Dimensi All-New City  lebih besar dari pendahulunya. Perubahan lain, lebih rendah 15 mm . Jarak sumbu roda lebihh panjang 10 senti (100 mm). Hasilnya, kabin terasa jauh lebih lega. Posisi duduk pengemudi lebih mantap. Ruang buat kaki penumpang belakang bertambah 25 mm lagi.

Honda juga berusaha membuat posisi duduk pengemudi makinmantap dan ergonomis. Untuk ini, kursinya dirancang dengan bentuk semi-buket. Buat penumpang belakang , versi mewah  ditawarkan sandaran yang bisa dimiringkan plus dilipat. Semua jok dilenngkapi dengan sandaran kepala.

Desain setir sama dengan standar Honda lain. Setir ini dilengkapi dengan power steering yang digerakan oleh motor listrik (EPS). Di belakang setir, kanan dan kiri – untuk versi otomatik – dilengkapi dengan “paddle shift”. Dengan ini, bila ingin menambah tenaga atau menurunkan putaran mesin, cukup dengan menarik salah satu paddle dengan ujung jari. Selanjutnya, untuk warna, Honda menyediakan dua pilihan, hitam dan krem.

Mesin - Kalau sebelumnya Honda memasang mesin VTEC (Variable Valve Timing & Lift Electronic Control)  kini lebih canggih lagi menjadi intelligent-VTEC (i-VTEC). Meski begitu, kapasitas mesin  masih sama. Begitu  juga jumlah katup dan mekanisme penggerak, SOHC.

Mesin berkapasitas 1.497 cc dan perbandingan kompresi 10,4 : 1 ini mampu menghasilkan tenaga 120 PS @ 6000 rpm dan torsi 14,8 kgm @ 4.800 rpm. Sedangan piston, permukaan sampingnya yang bersentuhan dengan dinding silinder, dibuat tidak rata  (brintilan). Honda menyebutnya “plateau honing”.  Dengan cara ini, gesekan antara piston dan dinding silinder bisa dikurangi. Selanjutnya, konsumsi bahan bakar berkurang dan kerja mesin jadi lebih responsif.

Teknik lain yang dilakukan Honda untuk meningkatkan efisiensi kerja mesin sesuai dengan bebannya adalah kerja katup isap yang bisa diatur. Pada putaran rendah, hanya satu katup saja yang aktif. Dengan demikian, konsumsi bahan bakar bisa diirit. Kedua katup baru bekerja bersama-sama pada putaran tinggi. Hasilnya, tenaga yang dihasilkan untuk tancap gas jadi responsif. Juga ada tambahan “torque boost resonantor” yang ditugaskan untuk menambah torsi pada putaran rendah dan tinggi.

Pengembangan lain adalah “throttle body” sekarang ini diaktifkan oleh stepper motor. Dengan cara demikian, antara pedal gas dan throttle body dihubungkan dengan kabel kecil yang dikenal juga dengan teknologi “drive by wire” (DBW). Dijelaskan pula, dengan teknologi sekarang ini, mesin Honda All-New City berhasil memenuhi standar Euro-4.

Transmisi - Bila  sebelumnya untuk memindahkan tenaga dari mesin ke roda digunakan CVT (continuously variable transmission), kini Honda kembali menggunakan teknologi transmisi otomatik konvensional, yaitu “torque converter” dan roda gigi-roda gigi planet. Dijelaskan, pergantian transmisi dilakukan sesuai dengan permintaan konsumen dari Thailand,  tempat mobil ini dirakit.

“Konsumen di Thailand minta transmisi yang lebih responsif. Setelah kami pertimbangkan, pilihan jatuh ke manual dan transmisi otomatik konvensional,” jelas Takeshi Nakamura. Karena itu pula, kini City ditawarkan dengan dua versi transmisi, yaitu manual dan otomatik. Keduanya menggunakan tingkat percepatan yang sama, yaitu 5 speed. “Setelah kami melakukan tes, memang lebih responsif menggunakan transmisi otomotif konvensional,” tambahnya.

Meski begitu perbandingan giginya berbeda, termasuk gigi akhirnya seperti tabel berikut.
Gigi
Manual
Otomatik
1
3,307
2,995
2
1,750
1,678
3
1,236
1,066
4
0,948
0,760
5
3,809
0,551
Mundur
3,307
1,956
Akhir
4,625
4,562

Untuk transmisi otomatik, dilengkapi dengan Grade Logic Control. Dengan ini, frekuensi pergantian gigi dapat dikurangi. Sistem juga akan mengubah jadwal pergantian gigi transmisi otomatik 5 kecepatan sesuai dengan kondisi jalan. Di samping itu, mengurangi pergantian gigi ketika melaju cepat di turunan dan tanjakan plus mencegah perpindahan gigi yang tidak perlu.

Juga ada sistem “Active Torque Converter Lock Up System” yang memungkinkan jeda pergantian gigi menjadi lebih cepat. Hasilnya, akselerasi makin responsif.

Perlengkapan - Cukup banyak perlengkapan disertakan pada All-New City. Audionya bisa dihubungkan langsung dengan iPod. Menurut Honda, produknya yang telah berhasil meraih sertifikat bintang 6 JNAP (Japan New Car Assesment Program), dilengkapi dengan peranti keamanan aktif, yaitu ABS (antilock brake system), EBD (Electronic Brake Force Distribution) dan BA (Brake Assist). Sedangkan di kabin, selain sabuk pengaman, juga ada SRS kantung pengaman.

Peranti lain yang tak kalah menarik adalah “keyless entry plus immobilizer” dan alarm. Sedangkan untuk mengurangi pencemaran lingkungan, Honda telah mengurangi zat kimia berbahaya seperti tembaga, hexavalent kromium, merkuri dan PVC pada mobil ini. Bahan yang bisa didaur ulang seperti olefin resin makin banyak digunakan.

Wajar makin mahal!

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau