Jalan Lintas Bireuen-Takengon Longsor

Kompas.com - 30/11/2008, 13:40 WIB

BIREUEN, MINGGU - Lintasan Bireuen-Takengon, tepatnya di kilometer 12, Desa Teupin Mane, Kecamatan Juli, Bireuen, Provinsi NAD, longsor sepanjang 15 meter, Minggu (30/11) sekitar pukul 03.00 WIB dinihari. Longsornya jalan lintas utama yang menghubungkan daerah ini dengan Medan, ibukota Provinsi Sumatera Utara, menyebabkan puluhan truk dan bus umum dari kedua arah, tidak dapat melanjutkan perjalanan, dan terpaksa bermalam di lokasi.

Marzuki, warga setempat mengatakan, kejadian berawal, Sabtu(29/11) pukul 23.00 WIB. Waktu itu, badan jalan terlihat amblas secara perlahan. Namun pada pukul 03.00 WIB badan jalan amblas sampai kedalaman hampir dua meter sehingga tidak bisa dilewati kendaraan. "Jalan amblas mungkin karena hujan yang turun selama sepekan terakhir. Sehingga, kondisi badan jalan menjadi labil dan longsor ke kali," ujarnya Minggu, (30/11), seraya mengatakan kejadian yang sama terjadi setahun sekali dalam empat tahun terakhir.

Kejadian ini menurut Marzuki sudah keempat kalinya, namun kali ini yang paling parah. Menurutnya, Camat Kecamatan Juli beserta perangkat desa, telah berulang kali mengusulkan agar jalan itu diperbaiki, namun hingga kejadian itu terulang belum juga terealisasi.

Sementara itu, Fauzi, sopir sebuah bus angkutan umum mengatakan, ia sampai di lokasi sekitar pukul 05.00 WIB. Karena tak bisa lewat, ia dan sejumlah penumpang dari Medan dengan tujuan Takengon Aceh Tengah, terpaksa bertahan di sana. "Seharusnya pemerintah segera dapat melakukan perbaikan dan jangan dibiarkan berlarut-larut. Kami sangat kecewa dengan sikap pemerintah yang tidak tanggap," katanya.

Sampai Minggu (30/11) pukul 10.00 WIB, sejumlah truk barang ukuran besar dan bus terlihat masih bertahan di sana. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada alat berat dan petugas dari dinas terkait yang datang ke lokasi longsor.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau