JAKARTA, SENIN - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berharap krisis keamanan, politik, dan sosial di Thailand bisa segera pulih dan dapat diatasi sehingga pertemuan puncak dan para menteri Asean bisa tetap diselenggarakan di Thailand, medio Desember 2008.
Namun, kalau belum memungkinkan, Indonesia menawarkan Jakarta dan Bali sebagai tempat pertemuan. Jakarta ditawarkan Presiden untuk penandatanganan pemberlakuan Piagam Asean yang baru, 17 Desember 2008. Tempat pertemuan para menteri luar negeri Asean bisa dilakukan di Sekretariat Asean di Jakarta.
Bali ditawarkan untuk pertemuan para menteri keuangan Asean+3 (China, Korea Selatan, dan Jepang) yang akan membuat langkah bersama mengatasi krisis keuangan global (Chiangmai Initiatif). "Indonesia menyambut baik apabila pertemuan dilaksanakan di Bali. Dengan tetap yang menjadi pimpinannya adalah Thailand," ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang