JAKARTA, JUMAT — Jika nanti terpilih menjadi Perdana Menteri Malaysia, mengalahkan Wakil PM Najib Razak dari koalisi partai penguasa, Anwar akan hapus hukum cambuk.
"Biar bagaimanapun, mereka harus dihargai, dan diperlakukan secara manusiawi dan beradab," ujar Anwar ketika menyampaikan kuliah umum mengenai "Can Asia Survive from Global Economic Crisis: A Challenge Towards Asia Renaissance" di Auditorium Pusat Studi Jepang, Kampus UI, Depok, Jumat (5/12).
Menurutnya, Indonesia sudah sangat berjasa dalam membantu penyediaan tenaga kerja di Negeri Jiran itu. "Ada suatu masa di mana Malaysia membutuhkan guru-guru Matematika dan Sains. Kami mendapatkan tenaga-tenaga pengajar dari UI, UGM, dan Universitas Hassanudin," katanya.
Dia juga mengatakan, TKI juga telah membantu mempercepat proses pembangunan dengan turut membangun gedung-gedung bertingkat di Malaysia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang