JAKARTA, RABU — Acara teater diisi oleh seniman pasti sudah biasa. Namun, kalau pejabat negara, apalagi yang biasa berjibaku dengan urusan korupsi mengisi acara seni, pasti akan menarik.
Hal itu akan terjadi pada Malam Puncak HUT Ke-4 Federasi Teater Indonesia (FTI) yang akan dilangsungkan pada 27 Desember. Ketua KPK Antasari Azhar menjadi salah satu pengisi acara yang akan bermonolog pada acara yang digelar di Graha Bhakti Budaya itu.
"Akan ada monolog Antasari Azhar serta seorang soprano Spanyol. Insya Allah juga akan ada ucapan selamat dari Wapres RI," kata Ketua Panitia HUT Ke-4 FTI Bambang Prihadi pada jumpa pers di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Rabu (10/12).
Bambang mengatakan, pemilihan sosok Antasari bukan tanpa alasan. Momentum HUT FTI dimanfaatkan sebagai ajang untuk mengumpulkan semua orang dari berbagai kalangan, termasuk kalangan birokrat. Antasari diberikan kebebasan untuk membacakan monolog dalam bentuk apa pun versinya.
"Dari visi FTI, memang yang menjadi prinsip agar bisa dimiliki berbagai kalangan, mereka bisa mengapresiasi teater tidak sekadar nonton, tapi hadir di teater itu sendiri. Kami punya apresiasi terhadap sosok-sosok yang cukup baik dan punya dedikasi. Antasari kan berhadapan dengan monster-monster, ini bentuk dukungan moral kami, seniman teater, kepada dia. Hingga hari ini masih confirm akan hadir, semoga tidak ada perubahan," papar Bambang.
Selain itu, para penonton akan dihibur dengan akustik Slank, Opera Nano, dan Ananda Sukarlan. FTI juga akan mengumumkan pemenang Sayembara Penulisan Naskah Drama tingkat nasional. Sayembara ini diikuti 200 peserta yang hingga saat ini masih dalam proses seleksi. Para pemenang akan mendapatkan Rp10 juta untuk pemenang utama dan masing-masing Rp 3 juta untuk lima pemenang terbaik.
Rangkaian HUT FTI juga akan diisi dengan diskusi "Politik Teater dan Teater Politik" pada 27 Desember pukul 09.00, dengan pembicara Sukardi Rinakit, Mudji Sutrisno, dan Eros Djarot. Diskusi ini akan digelar di Lobby II Grahan Bhakti Budaya Taman Ismail Marzuki.
FTI merupakan organisasi yang menghimpun teaterawan muda dan senior, juga group-group teater dari seluruh Indonesia yang saat ini sudah memiliki perwakilan di 30 provinsi dengan anggota sekitar 500 grup teater.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang