MADIUN, RABU - Pupuk di Kabupaten Madiun akan langsung didistribusikan kepada kelompok tani yang membutuhkan. Distribusi pupuk selama bulan Desember ini tidak lagi melalui kios pupuk.
Menurut Ketua Kontak Tani dan Nelayan Andalan Kabupaten Madiun Suharno, Rabu (10/12), hal ini dilakukan untuk mencegah pupuk yang dijual di kios pupuk tidak sampai kepada petani yang membutuhkan.
"Meskipun begitu, kelompok tani tetap harus melapor jumlah pupuk yang dibeli kepada kios pupuk di wilayahnya dan membayar sesuai jumlah pupuk yang dibeli," kata Suharno.
Kebijakan ini keluar setelah tim gabungan Dinas Pertanian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, distributor pupuk, dan kelompok tani di Kabupaten Magetan mencek penjualan pupuk di sejumlah kios pekan lalu. Saat itu, tim menemukan pupuk di kios justru banyak yang dijual ke petani di luar wilayah tanggung jawab kios.
Selain menjual pupuk langsung kepada kelompok tani, petani di Madiun beserta kios dan distributor pupuk, Dinas Pertanian, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan sepakat memakai rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) secara mutlak sebagai dasar penyaluran pupuk tahun 2009.
"Mulai Januari, setiap kelompok tani mulai membuat jumlah pupuk yang dibutuhkan pada masa tanam berikutnya atau disebut RDKK. Kemudian 1,5 bulan sebelum mulai masa tanam, RDKK sudah harus dimasukkan ke kios," jelasnya.
Selanjutnya, satu minggu sebelum masa tanam, pemilik kios mengumpulkan petani di wilayahnya untuk mendata tanaman padi yang sudah membutuhkan pupuk. Nanti, pemilik kios akan meminta distributor untuk menyalurkan pupuk sesuai tanaman padi yang sudah membutuhkan pupuk.
"Tahun depan, petani juga diminta untuk mengawasi penjualan pupuk. Hal ini dilakukan agar tidak ada lagi penyelewengan dalam pendistribusian pupuk atau pupuk dijual di atas harga eceran tertinggi," kata Suharno.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang