Pupuk Langsung Ke Petani

Kompas.com - 10/12/2008, 18:18 WIB

MADIUN, RABU - Pupuk di Kabupaten Madiun akan langsung didistribusikan kepada kelompok tani yang membutuhkan. Distribusi pupuk selama bulan Desember ini tidak lagi melalui kios pupuk.

Menurut Ketua Kontak Tani dan Nelayan Andalan Kabupaten Madiun Suharno, Rabu (10/12), hal ini dilakukan untuk mencegah pupuk yang dijual di kios pupuk tidak sampai kepada petani yang membutuhkan.  

"Meskipun begitu, kelompok tani tetap harus melapor jumlah pupuk yang dibeli kepada kios pupuk di wilayahnya dan membayar sesuai jumlah pupuk yang dibeli," kata Suharno.

Kebijakan ini keluar setelah tim gabungan Dinas Pertanian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, distributor pupuk, dan kelompok tani di Kabupaten Magetan mencek penjualan pupuk di sejumlah kios pekan lalu. Saat itu, tim menemukan pupuk di kios justru banyak yang dijual ke petani di luar wilayah tanggung jawab kios.

Selain menjual pupuk langsung kepada kelompok tani, petani di Madiun beserta kios dan distributor pupuk, Dinas Pertanian, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan sepakat memakai rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) secara mutlak sebagai dasar penyaluran pupuk tahun 2009.  

"Mulai Januari, setiap kelompok tani mulai membuat jumlah pupuk yang dibutuhkan pada masa tanam berikutnya atau disebut RDKK. Kemudian 1,5 bulan sebelum mulai masa tanam, RDKK sudah harus dimasukkan ke kios," jelasnya.

Selanjutnya, satu minggu sebelum masa tanam, pemilik kios mengumpulkan petani di wilayahnya untuk mendata tanaman padi yang sudah membutuhkan pupuk. Nanti, pemilik kios akan meminta distributor untuk menyalurkan pupuk sesuai tanaman padi yang sudah membutuhkan pupuk.  

"Tahun depan, petani juga diminta untuk mengawasi penjualan pupuk. Hal ini dilakukan agar tidak ada lagi penyelewengan dalam pendistribusian pupuk atau pupuk dijual di atas harga eceran tertinggi," kata Suharno.

 

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau