JAKARTA, SENIN — Juara dunia Formula 1 2008, Lewis Hamilton, mengakui bahwa dirinya tidak pernah berharap untuk meraih BBC Sports Personality of the Year. Pernyataan itu keluar dari mulut Hamilton setelah untuk keduakalinya dia hanya menjadi runner-up penghargaan tersebut.
Tahun lalu, Hamilton yang menjadi runner-up F1 kalah bersaing dengan petinju kebanggaan Inggris, Joe Calzaghe. Tahun ini, pebalap berusia 23 tahun itu sangat difavoritkan untuk menyabet gelar olahragawan terbaik setelah dia menunjukkan aksi impresif bersama McLaren untuk menjadi juara dunia F1.
Namun, Hamilton harus mengakui kehebatan Chris Hoy. Pebalap sepeda tersebut dinobatkan sebagai olahragawan terbaik berkat sumbangannya bagi Inggris di Olimpiade Beijing bulan Agustus. Hoy membuat rekor dengan mempersembahkan tiga medali emas dalam event paling akbar di dunia tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Hamilton hanya mengatakan bahwa dia telah menduga bakal kalah karena seorang atlet Olimpiade pasti mendapat respons yang luar biasa—penghargaan ini berdasarkan pilihan para pemirsa BBC.
"Dalam tahun Olimpiade, saya selalu berpikir seorang atlet Olimpiade bakal jadi juara. Saya harus melawan atlet-atlet yang hebat dan saya bangga bisa berdiri bersama mereka," ungkap Hamilton.
Menurut rencana, jawara sepeda dan mobil itu akan diadu pada balapan di Stadion Wembley dengan tajuk Race of Champions, Minggu (14/12) waktu setempat. Namun, pertarungan itu terpaksa dibatalkan karena hujan deras mengguyur arena sehingga panitia takut kondisi tersebut merusak trek.
Kegagalan Hamilton untuk menyabet penghargaan itu semakin "menenggelamkan" nama para pebalap kendaraan bermotor. Pasalnya, anugerah itu terakhir kali diterima oleh jagoan F1, Damon Hill, pada tahun 1996, mengikut jejak sang juara dunia Nigel Mansell, Sir Jackie Stewart, dan John Surtees. (CRS/LOU)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang