BANJARMASIN, SABTU - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta pada masa krisis saat ini daerah segera menggenjot pembangunan infrastruktur, baik itu jalan, pelabuhan, listrik dan lainnya untuk kebutuhan investasi masa yang akan datang. "Pada masa krisis saat ini, kesempatan bagi pemerintah untuk melakukan pembangunan infrastruktur mumpung seluruh harga kebutuhan sedang murah atau turun," kata Wapres saat rapat membahas perkembangan pembangunan pabrik peleburan biji besi dan tambang batu bara di Banjarmasin, Kalsel, Sabtu (20/12).
Menurut Wapres, pemerintah daerah jangan hanya berpikir sampai 2009 saja, tetapi harus berpikir jauh untuk 2011 hingga 2015 karena pada masa itu seluruh sektor berkembang pesat diluar dugaan pemikiran saat ini. "Seperti misalnya, pembangunan jaringan listrik jangan hanya setengah-setengah, tetapi dibangun daya yang besar sekalian sehingga kebutuhan masa depan tercukupi," kata Wapres.
Wapres mengingatkan, jangan sampai kesalahan masa lalu kembali terulang seperti saat ini dimana pada saat krisis seluruh pembangunan dihentikan. Sehingga pada saat dunia usaha berkembang pesat, kemajuan zaman dan pertumbuhan ekonomi berkembang, infrastruktur masih tertinggal jauh.
Akibatnya, listrik kurang, pembangunan jalan tidak lagi seimbang dengan pertumbuhan manusia maupun alat transportasi akibatnya kemacetan terjadi dimana-mana. "Jadi saat ini cara berpikirnya harus dibalik, pada saat krisis justru harus dimanfaatkan untuk mendorong pembangunan sehingga pada saat seluruh sektor mengalami kenaikan kita sudah siap," katanya.
"Bangun PLTU dengan kapasitas yang besar sekalian, karena pada saat krisis berakhir kebutuhan akan meningkat tajam, banyak orang memanfaatkan kulkas, kipas angin, AC dan lain sebagainya," sambung Wapres.
Gubernur Kalsel Rudy Ariffin mengungkapkan, pada awal Januari 2009 Kalsel akan dibangun PLTU 2 x 65 megawatt yang didanai oleh konsorsium Bank Pembangunan Daerah (BPD) beberapa daerah bersama dengan PT PLN. Pembangunan dua pembangkit yaitu PLTU Asam-Asam Unit III dan IV tersebut untuk memenuhi kebutuhan listrik wilayah Kalsel dan Kalimantan Tengah yang hingga kini masih mengalami kekurangan daya.
Selain bidang kelistrikan, pembangunan beberapa infrastruktur lainnya di Kalsel kini juga dipercepat seperti jalan Trans Kalimantan Poros Selatan, pelabuhan dan lainnya. Seluruh pembangunan tersebut selain untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalsel juga untuk mendukung tumbuhnya investasi di Kalsel.
Wapres melakukan kunjungan kerja selama satu hari di Kalsel, selain melihat perkembangan pembangunan peleburan biji besi juga melihat perkembangan industri tambang batu bara. Dalam kunjungan tersebut Wapres didampingi Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, Menneg BUMN Sofyan Djalil, Mendagri Mardiyanto dan Menteri Perhubungan Jusman Syafei Djamal.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang