Adolf Hitler Cilik Kesulitan Dapat Kue Ultah

Kompas.com - 21/12/2008, 15:12 WIB

WASHINGTON,MINGGU-Sebuah toko kue di AS menolak membuat kue ultah pesanan seorang ayah, Heath Campbell, yang meminta kuenya dihiasi dengan nama putranya, Adolf Hitler.

Toko ShopRite di Phillipsburg, Negara Bagian New Jersey, menyatakan pihaknya berhak menolak memberikan pelayanan yang tak sepatutnya. Demikian dikatakan Karen Meleta, juru bicara jaringan toko kue itu.

"Kami mempunyai pertimbangan masuk akal tentang apa yang kami anggap patut dan tak layak," kata Meleta kepada kantor berita DPA, Sabtu (20/12). "Kami memiliki standar dan prinsip tentang apa yang boleh kami lakukan dan tidak."

Campbell (35), pada dua tahun sebelumnya juga mengalami kesulitan mendapatkan kue ultah anaknya. Pada kedua peristiwa itu, ia meminta hiasan swastika (lambang Nazi) pada kue pesanannya.

Campbell, penduduk kawasan Holland Township, Pennsylvania, memberikan nama Adolf Hitler Campbell kepada anak lelakinya dan sang bocah merayakan hari ulang tahun ketiganya, Minggu (21/12).

Dua putri Campbell bernama JoyceLynn Aryan Nation Campbell dan Honszlynn Himler Jeannie Campbell. Nama Himler diambil dari nama kepala SS Nazi, Heinrich Himler.

Keluarga Campbell mengemukakan kepada Easton Express Times bahwa mereka akhirnya memperoleh kue itu dari Wal-Mart, toko ritel terbesar di dunia. "Prioritas nomor satu kami dalam menghias kue adalah melayani pembeli dengan sebaik-baiknya," kata juru bicara Wal-Mart, Anna Taylor, sambil menambahkan tokonya menghormati pandangan semua pembeli.

Campbell mengemukakan kepada koran itu bahwa dirinya bukan seorang rasis. Ia juga mengatakan dirinya akan membiarkan anak-anaknya mengembangkan pndangan mereka sendiri mengenai ras ketika mereka tumbuh besar. "Itu hanya nama kan," katanya. "Ya Nazi orang yang tak baik saat itu. Namun anak-anak saya masih kecil. Mereka tidak akan tumbuh seperti itu."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau