Laporan Wartawan Tribun Batam, Yon Daryono dari Paris
PARIS, SENIN — Beberapa hari menjelang perayaan Hari Natal, gereja-gereja di Paris, Perancis, dipadati jemaah dan wisatawan dari berbagai penjuru dunia. Gereja Katedral Notre Dame yang terletak di samping Sungai Seine, Paris, dan Gereja Sacre C Ceur seakan menjadi pilihan utama para jemaah dan wisatawan yang berkunjung ke negeri romantis ini.
Di Katedral Notre Dame, juga diadakan acara kebaktian yang bisa diikuti oleh seluruh wisatawan yang datang dari berbagai suku bangsa. Sementara suasana khusyuk terlihat sangat jelas di dalam katedral yang dihiasi mozaik dan lukisan kaca mengenai perjalanan hidup Bunda Maria dan Yesus Kristus.
Melalui pintu masuk di bagian depan yang bergaya Gothic, para wisatawan langsung dapat melihat para jemaah yang tengah berdoa. Sementara bagi wisatawan yang ingin melihat-lihat keindahan ornamen di Katedral Notre Dame, mereka bisa mengelilingi ruangan melawan arah jarum jam sampai ke pintu keluar berikutnya.
Katedral Notre Dame awalnya dibangun oleh seorang Bishop di Paris, Maurice de Sully, karena melihat semakin banyaknya jumlah jemaah di Paris. Pembangunan Katedral Notre Dame telah didedikasikan oleh Maurice de Sully untuk Bunda Maria.
Konstruksi awal dibangun pada tahun 1163 dan baru selesai pembangunannya setelah memakan waktu 180 tahun berikutnya. Tempat ini juga menjadi saksi mata Revolusi Perancis, dan menjadi tempat berdoa bagi para kaisar Perancis sebelum maju ke medan perang. Termasuk di antara mereka adalah Napoleon Bonaparte. “Setiap sudut dan batu yang digunakan untuk membangun Katedral Notre Dame tidak hanya jadi sejarah bagi Perancis, tetapi juga bagian sejarah ilmu pengetahuan dan seni. Ini menunjukkan keunggulan arsitektur pada masanya,” tulis Victor Hugo, seniman kenamaan yang hidup pada abad ke-19.
Selain Katedral Notre Dame, Gereja Sacre C Ceur juga dipadati para jemaah menjelang perayaan Natal kali ini. Gereja bergaya Romano-Byzantine ini dibangun pada tahun 1875 setelah berakhirnya perang Perancis dan Prusia 1870. Pembangunan Gereja Sacre C Ceur yang berada di atas bukit ini baru selesai pada tahun 1914.
Selain memiliki mozaik di dalam ruangan yang bernilai seni tinggi, gereja ini juga memiliki keunikan karena mempunyai lonceng terberat di dunia yakni 19 ton. Kini Katedral Notre Dame dan Gereja Sacre C Ceur tidak saja menjadi pusat kegiatan keagamaan, tetapi juga manjadi ikon wisata yang bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat dunia yang berbeda-beda keyakinan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang