CIA Gunakan Viagra untuk Korek Informasi

Kompas.com - 27/12/2008, 05:56 WIB

KABUL, JUMAT — Badan Intelijen Pusat Amerika (CIA) menemukan cara yang mudah untuk mendapatkan informasi dari para panglima milisi di Afganistan, yaitu dengan memberikan imbalan berupa pil viagra.

Harian Washington Post menulis, pil perangsang seks itu adalah salah satu imbalan yang sering digunakan.

Dalam satu kasus, seorang komandan milisi berusia 60 tahun yang memiliki empat isteri diberi imbalan empat pil dan empat hari kemudian dia menjelaskan rincian mengenai gerakan Taliban untuk mendapatkan lagi pil viagra dari CIA.

"Apa pun akan dilakukan untuk mencari teman dan memengaruhi orang," tulis Washington Post mengutip seorang agen CIA. "Apakah itu membangun sekolah ataupun memberikan viagra," katanya.

Surat kabar itu mengatakan, penggunaan viagra harus ditangani dengan hati-hati karena obat perangsang itu belum tentu dikenal di daerah-daerah pedesaan. Koran itu mengutip seorang bekas agen rahasia yang mengatakan, "Kami tidak memberikannya kepada anak-anak muda, tetapi bisa sangat ampuh untuk membina hubungan dengan orang-orang tua."

Dalam kasus komandan milisi berusia 60 tahun itu, yang berstatus sebagai kepala suku di bagian selatan Afghanistan yang selama ini tidak mau bekerja sama, para agen melihat dia memiliki empat isteri yang masih muda. Kemanjuran pil itu dijelaskan kepadanya dan ditawarkan untuk dicoba. Empat hari kemudian dia datang kembali.

"Dia datang kepada kami dengan wajah senang," tulis Post mengutip seorang agen. "Dia mengatakan, 'Anda ini hebat sekali.' "Dan setelah itu kami bisa melakukan apa saja yang kami inginkan di kawasan yang dikuasainya." Pil itu bisa mengembalikan kejantanan para kepala suku dan komandan milisi itu, kata agen lainnya.

Menurut surat kabar itu, CIA memiliki banyak cara untuk menaklukkan para komandan milisi yang terkenal garang, termasuk menyediakan perawatan gigi, memberikan visa, boneka, sampai obat-obatan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau