Serangan Israel Picu Krisis Kemanusiaan

Kompas.com - 29/12/2008, 06:36 WIB

LONDON, MINGGU — Badan bantuan Inggris, Oxfam, Minggu (28/12), mendesak para pemimpin dunia untuk menghentikan Israel melancarkan serangan di Jalur Gaza, dengan mengatakan aksi militer itu berisiko memicu krisis kemanusiaan.
   
Badan amal internasional itu mengatakan, pihaknya telah terpaksa menunda sebagian besar dari kerja kemanusiaannya di wilayah tersebut dan mengatakan program yang akan memberi makan pada 25.000 orang juga telah ditangguhkan.

"Masyarakat Gaza akan menghadapi krisis kemanusiaan kecuali pembombardiran dihentikan dan Israel membolehkan akses segera bagi pengapalan bantuan," kata Oxfam.

Disebutkannya, ratusan ribu orang di Gaza bergantung pada Oxfam dan badan bantuan internasional lainnya untuk mendapatkan kebutuhan hidup seperti air bersih, makanan, dan sanitasi.

"Gaza telah ditutup dari dunia luar selama 19 bulan dan orang di sana telah cemas. Ada risiko nyata krisis kemanusiaan kecuali pemboman berhenti sekarang. Masyarakat internasional jangan menghindar dan membolehkan pemimpin Israel untuk melakukan kekerasan besar-besaran dan tidak seimbang terhadap penduduk sipil Gaza yang merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional," kata John Prideaux-Brune, Manajer Program Oxfam Inggris di Jerusalem.
   
"Para pemimpin dunia harus melakukan semua tindakan yang perlu untuk menghentikan serangan oleh semua pihak dan harus mendorong Israel untuk membuka terus semua titik perlintasan ke Gaza," tambahnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau