JAKARTA, SELASA — Jemaah Muslimin (Hizbullah) Indonesia siap mengirim 1.000 orang relawan ke Palestina. Langkah tersebut diambil untuk membantu warga Palestina yang menjadi korban serangan Israel.
"Saat ini kami sedang melakukan lobi-lobi intensif dengan beberapa dubes di Indonesia, dalam rangka mencari kemudahan visa untuk dapat masuk ke Palestina," ujar Imaamul Muslimin Hizbullah Indonesia, Muhyiddin Hamidy di Jakarta, Selasa (30/12).
Menurut Muhyiddin, tenaga relawan yang dikirimkan merupakan tenaga medis, serta tenaga serba guna yang dapat digunakan dalam memperbaiki infrastruktur yang rusak. "Rata-rata para relawan itu berpengalaman dalam menangani jatuhnya korban massal, sebab mereka sudah pernah membantu saat terjadi gempa di Yogyakarta dan tsunami di Aceh," lanjutnya.
Karenanya, Muhyiddin berharap supaya pemerintah dapat memberikan kemudahan dalam pengurusan visa agar para relawan dapat segera membantu warga Palestina.
"Karena kejadian ini bukan hanya urusan kaum muslim saja, tapi masalah kemanusiaan secara luas. Sebab di Palestina, khususnya di Yerusalem, itu muara dari beberapa agama, ada Islam, ada Kristen, Katholik, dan Yahudi," tutur Muhyiddin.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang