JAKARTA, JUMAT – Ribuan kader dan simpatisan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) se-Jabodetabek menggelar aksi demonstrasi di kawasan Bundaran HI. Berbagai atribut berwarna putih berupa bendera partai tersebut, bendera Palestina dan Indonesia dan spanduk bertuliskan kecaman atas serangan Palestina berkibar memenuhi kawasan itu.
Massa yang datang dari utara, selatan, timur dan barat berpusat di tengah Bundaran HI. Tak dapat dihindari kerumunan ribuan massa tersebut menimbulkan kemacetan dari berbagai arah.
Berdasar pantauan Kompas.com siang ini, beberapa kendaraan yang melintas di Bundaran HI masih bisa lewat meski dari arah Blok M sudah macet total sejak pukul 12.30 WIB.
“Kita bisa melihat bahwa status Israel atas Palestina adalah penjahan yang sangat mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan. Bisa dikatakan Israel adalah teroris yang sesungguhnya karena mereka mencaplok tanah orang dan membunuh orang seenaknya. Maka tidak seharusnya kita tinggal diam,” ujar Presiden PKS Tifatul Sembiring.
Dikatakan salah seorang koordinator aksi yang berorasi di sebelah timur, rombongan kasi ini membawa lima buah mobil sound system, tetapi empat unit tidak diperbolehkan beroperasi oleh Polda Metro Jaya. “Saat ini kami tengah bernegosiasi,” ujarnya.
“Umat Islam harus bersatu melawan Israel, dunia harus bersatu, Hamas dan Fatah harus bersatu melawan Israel. Jika tidak bersatu tidak akan menang,” kata Tifatul.
Sementara itu Humas PKS Ferry Kuntoro mengatakan, aksi ini akan dilanjutkan kedepan kedutaan besar Amerika Serikat di Jakarta dan melakukan pengumpulan dana yang akan digunakan untuk membantu rakyat Palestina.
"Nurani kita terusik, dan kita harus menyuarakannya pada dunia tentang keprihatinan dan rasa keadilan yang tercederai," ujarnya.
Sebagai bentuk solidaritas dan dukungan, massa PKS melakukan penggalangan dana untuk bantuan kepada rakyat Palestina. Terlihat ratusan kader membawa kantong berwarna biru untuk diedarkan pada para pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang