BANDUNG, JUMAT — Kepolisian Resor Bandung tetap menyiagakan personelnya untuk pengamanan di Jalur Nagreg untuk mengantisipasi lonjakan arus kendaraan setelah masa liburan panjang usai. Jalur Nagreg menghubungkan Kota Bandung dengan Kabupaten Tasikmalaya dan Garut dan menjadi titik rawan kemacetan pada masa mudik Lebaran.
"Personel tetap disiagakan sampai hari Minggu (4/1) meski Operasi Lilin berakhir pada hari Jumat (2/1) ini," ujar Kepala Kepolisian Resor Bandung Ajun Komisaris Besar Ahmad Dofiri, Jumat.
Untuk itu, sebanyak 100 personel kepolisian akan disiagakan ke Jalur Nagreg dan 30 orang juga disiagakan di Jalur Wisata Ciwidey. Antisipasi tersebut dilakukan karena perkiraan bahwa puncak kemacetan akan terjadi pada hari Minggu dengan wisatawan dari luar kota yang mengakhiri masa liburan mereka.
Selain Jalur Nagreg, kepolisian tetap mewaspadai Jalur Wisata Ciwidey untuk mengantisipasi wisatawan lokal yang memanfaatkan sisa waktu libur di obyek wisata di jalur itu seperti Kawah Putih Ciwidey, Stroberi Petik Sendiri, Kolam Air Panas Cimanggu dan Ciwalini, serta Situ Patengan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang