Digagas Teleskop Murah untuk Anak-anak

Kompas.com - 04/01/2009, 16:20 WIB

WASHINGTON, MINGGU - Memperingati tahun 2009 sebagai Tahun Astronomi Internasional atau IAY 2009, para insinyur dan astronom AS mengembangkan teleskop murah untuk anak-anak. Dengan teleskop ini, anak-anak diharapkan dapat mengenal lebih dekat dengan astronomi. 

"Optiknya harus sederhana, namun mampu memberikan pengalaman tak terlupakan," ujar Stephen Pompea, Manajer Science Science Education at the National Optical Astronomy Observatory (NOAO), sekaligus direktur IYA 2009. Misalnya, dapat melihat Planet Saturnus dengan cincinnya atau permukaan Bulan berikut kawahnya.

Teleskop juga juga harus memungkinkan masyarakat melihat objek di lokasi yang tidak terlalu gelap seperti di perkotaan. Desainnya akan dibuat sangat bervariasi sehingga tidak tertukar ketika anak-anak melakukan eksperimen bersama.

"Tujuan utama kami adalah membuat jutaan orang melihat angkasa dengan menggunakan teleskop untuk pertama kalinya," ujar Pompea.

Menurut Pompea, teleskop tersebut akan dijual seharga 10 dollar AS atau sekitar Rp120.000. Tripod teleskop pun akan dijual dengan harga murah.Saat ini Pompea dan anggota IYA lainnya tengah bekerja dengan ahli astronomi dan ahli optik untuk mendesain teleskop murah itu.

Program IYA lainnya adalah "100 Jam Astronomi" yang akan dilakukan 2-5 April 2009. Kegiatan pengamatan angkasa bersama, edukasi, dan kegiatan bertema astronomi akan digelar secar aserentak di berbagai belahan dunia selama 100 jam dengan harapan menyedot publik untuk mengenal lebih jauh dunia astronomi. Sekitar 135 negara, termasuk Indonesia, berpartisipasi di IYA2009, yang didukung oleh PBB, UNESCO, dan Kongres AS.

Selain itu, ada program 365 hari podcasting (media audio atau video yang didistribusikan melalui Internet) Astronomi dan diskusi sains dan objek angkasa setiap bulannya. IYA juga akan memulai prakarsa langit gelap untuk merumuskan permasalahan objek-objek angksa tidak terlihat dari wilayah perkotaan.

"Dalam satu generasi, kita akan berhadapan dengan polusi cahaya," ujar anggota NOAO Connie Walker, dan pemimpin kelompok kerja kesadaran publik mengenai langit gelap IYA2009 dan Amerika Serikat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau