Iran : Gaza Akan Jadi Kuburan Israel

Kompas.com - 04/01/2009, 17:08 WIB

TEHERAN,MINGGU-Gaza akan menjadi kuburan orang-orang Israel, kata Ketua Parlemen Iran, Ali Larijani, Minggu (4/1) setelah negara Yahudi itu melancarkan serangan darat ke pedalaman wilayah pantai Palestina.

Tank-tank Israel dan pasukan infantri bertempur dengan para pejuang Hamas di Jalur Gaza, Minggu, beberapa jam setelah meluncurkan serangan darat.

Serangan darat ini terjadi setelah delapan hari Israel menggencarkan serangan udara yang mematikan, namun tak berhasil menghentikan serangan-serangan roket kelompok-kelompok Islam terhadap wilayah Israel.

"Zionis menghadapi perlawanan kuat dari rakyat Palestina yang tak gentar ..., kaum Zionis harus mengakui bahwa Gaza akan menjadi kuburan mereka," kata Ketua Parlemen Iran, Ali Larijani seperti dikutip Kantor Berita Mehr, saat berpidato di parlemen.

Para anggota dewan Iran menyahuti ’ganyang Israel, ganyang Zionis,’ kata laporan Mehr. Pernyataan-pernyataan Larijani ini adalah reaksi pertama yang dilontarkan tokoh senior Iran terhadap serangan Israel terhadap Gaza.

Iran tidak mengakui keberadaan Israel. Sementara Israel menuduh Iran memasok persenjataan kepada Hamas. Iran membantah tuduhan itu, dan mengatakan, bahwa pihaknya hanya memberikan dukungan moral terhadap kelompok tersebut.

Serangan-serangan Israel terhadap Gaza telah memicu berulangnya aksi-aksi protes di Teheran, dan di mana-mana di Iran, yang terutama dilakukan oleh para mahasiswa. Para pejabat Iran mengutuk apa yang mereka katakan tidak adanya tindakan internasional, dan sikap yang bias terhadap Israel.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau