Kontras Masih Siapkan Eksaminasi Kasasi

Kompas.com - 09/01/2009, 13:46 WIB

JAKARTA, JUMAT — Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras) Usman Hamid lebih berkonsentrasi pada eksaminasi internal untuk mengajukan kasasi atas kasus pembunuhan aktivis HAM Munir daripada menanggapi laporan pengacara Muchdi Pr yang ditujukan pada dirinya.

“Saya kira laporan itu bukan masalah yang penting, saya sedang konsentrasi pada penyelesaian eksaminasi internal di LBH agar draf eksaminasi itu dapat dipertajam oleh para ahli hukum,” ujarnya saat konferensi pers di Kontras, Jalan Borobudur, Jakarta, Jumat (9/1).

Ia menambahkan agenda terpenting saat ini adalah penyelesaian kasus Munir dengan target keadilan menemukan dalang pembunuh Munir. “Maka langkah penyelesaian draf ini lebih penting daripada menanggapi laporan pengacara Muchdi yang justru mengaburkan dari proses pencarian keadilan kasus ini,” tegasnya.

Saat ini, dikatakannya, sudah ada beberapa ahli hukum yakni mantan hakim MA Hadi Handoyo serta beberapa mantan hakim MA lainnya, mantan jaksa, dan ahli-ahli hukum membantu dalam persiapan draf eksaminasi tersebut. “Insya Allah, sebelum batas waktu penyerahan memo kasasi, kami sudah ajukan nanti,” tuturnya.

Dikatakan Usman, ia berharap para penegak hukum akan membela kewibawaan hukum dengan tetap menyadari bahwa target utama keadilan adalah mengadili para dalang pembunuh Munir yang sampai hari ini masih bebas.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau