ITALIA, SENIN — Hengkangnya tim Kawasaki dari arena balap MotoGP akibat krisis ekonomi global membuat Presiden Federation Internationale de Motorcycleste (FIM) Vito Ippolito ingin membenahi regulasi. Intinya, ia ingin melindungi masa depan balap motor itu. Bila selanjutnya banyak yang mengundurkan diri, hal itu bisa menjadi problem utama pada 2010.
Makanya, minggu lalu, para pabrikan motor bertemu di Jepang membahas masalah penyunatan anggaran. Walau hasil pertemuan itu belum menghasilkan keputusan. Namun, Ippolito percaya waktu untuk memikirkan ulang mengenai konsep menekan anggaran secara dramatis akan tiba juga.
"Problem yang dihadapi MotoGP bukan pada 2009, ketika semua sudah mempersiapkan diri untuk balap, tetapi pada 2010," bilang Ippolito kepada Corriere dello Sport. Bisa-bisa, kata dia, balapan diikuti 14 motor lantaran peserta tim perorangan banyak yang cabut, dan FIM katanya akan mengumumkan Senin depan.
Supaya tetap yang tampil di garis start 19 motor, Dorna, selaku promotor balapan akan memasukkan tim private dengan masuknya tim Onde 2000 Ducati.
Dengan cabutnya Kawasaki, tim pabrikan tinggal Yamaha, Honda, Suzuki, dan Ducati. Masing-masing pabrikan ini mendukung satu tim satelit. Jadi, keinginan FIM menekan cost diharapkan oleh tim—khususnya private—jangan ada unsur bisnisnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang