JAKARTA, SELASA — Dalam operasi pasar minyak goreng di Pasar Rumput, Kelurahan Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta, warga bisa membeli minyak goreng dalam kemasan seharga Rp 6.000 per liter. Harga ini berselisih jauh dengan harga di pasaran saat ini, yakni Rp 11.000 per liter.
Operasi pasar minyak goreng dalam kemasan murah itu diselenggarakan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu bersama Sinarmas. “Kegiatan ini diupayakan akan dilakukan setiap minggu atau minimal sekali sebulan. Selain Sinarmas, ada enam produsen lain yang akan melakukan kegiatan seperti ini," kata Mendag di sela membuka acara penyerahan minyak goreng murah tersebut.
Sedangkan menurut Managing Director Sinarmas G Sulistiyanto, hari ini direncanakan akan disalurkan sebanyak 5.000 liter minyak goreng. “Ini yang pertama kami lakukan di tahun 2009 di Pasar Rumput. Kami akan konsisten melakukan ini hingga harga minyak goreng di pasaran turun,” ujar Sulistiyanto.
Menurut Sulistiyanto, sepanjang Januari ini, Sinar Mas menargetkan dapat menyalurkan minyak goreng sebanyak 100.000 liter di berbagai lokasi.
Dikatakan Mendag, saat ini juga dijual margarin yang di pasaran seharga Rp 4.000, tapi dalam operasi pasar dijual Rp 3.000.
“Saat ini pemerintah juga telah mengupayakan produksi minyak goreng kemasan sederhana dengan merek Minyakita yang akan diproduksi kemitraan dengan swasta,” kata Mendag.
Diharapkan, produksi minyak goreng tersebut dapat memenuhi kebutuhan 12-14 persen dari produksi keseluruhan minyak goreng curah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang