SOLO, RABU — Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo membuka dan mendampingi operasi pasar (OP) minyak goreng di Kota Solo yang digelar Sinarmas di Kantor Kecamatan Laweyan, Rabu (21/1).
Sinarmas menggelontorkan 5.000 liter minyak goreng merek Filma kemasan 1 liter dengan harga Rp 6.000 untuk OP di Solo. Di pasaran, harga minyak goreng kemasan itu Rp 11.000-Rp 12.000.
Menurut Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo, ada delapan kota/kabupaten yang diputuskannya mendapat jatah OP. Delapan daerah ini tersebar di tujuh wilayah eks karesidenan, antara lain Solo, Kendal, Magelang, Pekalongan, Banyumas, Kota Semarang, dan Kabupaten Semarang. Masing-masing mendapat 5.000 liter minyak goreng.
"Saya berharap perusahaan-perusahaan lain ikut menyisihkan keuntungannya untuk membantu meringankan beban masyarakat," kata Bibit yang ikut melayani penjualan minyak goreng dalam OP ini.
Managing Director Sinar Mas G Sulistiyanto mengatakan, OP digelar dalam rangka corporate social responsibility (CSR). Setiap bulan, pihaknya mengaku menggelontorkan 100.000-150.000 liter minyak goreng untuk keperluan CSR yang disebar ke berbagai kota. "Bulan Januari, OP digelar di Jakarta dan Jawa Tengah. Jawa Tengah kami beri 40.000 liter," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang