Bibit Tinjau OP Minyak Goreng di Solo

Kompas.com - 21/01/2009, 21:21 WIB

 

 

SOLO, RABU — Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo membuka dan mendampingi operasi pasar (OP) minyak goreng di Kota Solo yang digelar Sinarmas di Kantor Kecamatan Laweyan, Rabu (21/1).

Sinarmas menggelontorkan 5.000 liter minyak goreng merek Filma kemasan 1 liter dengan harga Rp 6.000 untuk OP di Solo. Di pasaran, harga minyak goreng kemasan itu Rp 11.000-Rp 12.000.

Menurut Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo, ada delapan kota/kabupaten yang diputuskannya mendapat jatah OP. Delapan daerah ini tersebar di tujuh wilayah eks karesidenan, antara lain Solo, Kendal, Magelang, Pekalongan, Banyumas, Kota Semarang, dan Kabupaten Semarang. Masing-masing mendapat 5.000 liter minyak goreng.

"Saya berharap perusahaan-perusahaan lain ikut menyisihkan keuntungannya untuk membantu meringankan beban masyarakat," kata Bibit yang ikut melayani penjualan minyak goreng dalam OP ini.

Managing Director Sinar Mas G Sulistiyanto mengatakan, OP digelar dalam rangka corporate social responsibility (CSR). Setiap bulan, pihaknya mengaku menggelontorkan 100.000-150.000 liter minyak goreng untuk keperluan CSR yang disebar ke berbagai kota. "Bulan Januari, OP digelar di Jakarta dan Jawa Tengah. Jawa Tengah kami beri 40.000 liter," katanya.   

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau