FOTO: Persiapan Imlek

Kompas.com - 24/01/2009, 06:22 WIB

ADA banyak cara dilakukan untuk menyambut tahun baru China atau imlek oleh masyarakat Tionghoa di berbagai daerah. Sepanjang hari Jumat (23/1) kemarin, persiapan menyambut imlek makin intensif.

Di sejumlah vihara dilakukan berbagai persiapan agar umat yang hadir untuk berdoa di malam tahun baru, Minggu (25/1) malam besok nyaman dan khidmat.

Di luar vihara, berbagai kegiatan masyarakat tak kalah menarik. Pasar Petak Sembilan di kawasan Jakarta Kota penuh pengunjung yang berbelanja aneka kebutuhan imlek, termasuk asesoris atau pernak-pernik.

Pusat-pusat belanja juga tak mau ketinggalan. Nuansa imlek sudah sangat terasa bahkan sejak awal Januari lalu, dan makin terasa kental dalam hari-hari terakhir pekan ini.

Di Semarang digelar Pasar Semawis yang kini tak lagi sekadar pusat kegiatan ekonomi, melainkan sudah berkembang menjadi arena akulturasi alias pembauran budaya. Termasuk penampilan model-model Tionghoa yang menampilkan busana batik yang lebih khas Indonesia.

Di Pontianak, Kalimantan Barat, pedagang yang umumnya pribumi menangguk rejeki dari datangnya imlek. Penjual buah jeruk ini, misalnya, punya kesempatan untuk menjajakan jeruknya ke rumah-rumah warga keturunan China.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau