ADA banyak cara dilakukan untuk menyambut tahun baru China atau imlek oleh masyarakat Tionghoa di berbagai daerah. Sepanjang hari Jumat (23/1) kemarin, persiapan menyambut imlek makin intensif.
Di sejumlah vihara dilakukan berbagai persiapan agar umat yang hadir untuk berdoa di malam tahun baru, Minggu (25/1) malam besok nyaman dan khidmat.
Di luar vihara, berbagai kegiatan masyarakat tak kalah menarik. Pasar Petak Sembilan di kawasan Jakarta Kota penuh pengunjung yang berbelanja aneka kebutuhan imlek, termasuk asesoris atau pernak-pernik.
Pusat-pusat belanja juga tak mau ketinggalan. Nuansa imlek sudah sangat terasa bahkan sejak awal Januari lalu, dan makin terasa kental dalam hari-hari terakhir pekan ini.
Di Semarang digelar Pasar Semawis yang kini tak lagi sekadar pusat kegiatan ekonomi, melainkan sudah berkembang menjadi arena akulturasi alias pembauran budaya. Termasuk penampilan model-model Tionghoa yang menampilkan busana batik yang lebih khas Indonesia.
Di Pontianak, Kalimantan Barat, pedagang yang umumnya pribumi menangguk rejeki dari datangnya imlek. Penjual buah jeruk ini, misalnya, punya kesempatan untuk menjajakan jeruknya ke rumah-rumah warga keturunan China.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang