PALEMBANG, SENIN - Anak-anak di Palembang, Sumatera Selatan, melihat gerhana matahari dengan menggunakan kacamata buatan sendiri. Seperti yang dilakukan oleh Gina (12) dan Ajeng (12). Kedua siswi Sekolah Menengah Pertama di Palembang itu memakai kacamata sederhana yang terbuat dari kardus dan film disket.
"Ini buatan ayah. Jadi biar matanya tidak sakit, pakai dalamnya disket itu," jelas Gina kepada Kompas.com, saat ditemui di UPTD Graha Teknologi, Palembang, Senin (26/1).
Di Serambi Sriwijaya ini, gerhana matahari cincin hanya terlihat 85 persen. Oleh karena itu, cincin tersebut hanya terlihat seperti bulan sabit atau celurit.
Kasi Program dan Evaluasi UPTD Graha Teknologi Palembang, Hendrawan, menyebutkan puncak gerhana matahari di Palembang akan terjadi pada pukul 16.45 dan berlangsung selama delapan menit.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang