Hunian Sekitar Plumpang Akan Direlokasi ke Rusun

Kompas.com - 27/01/2009, 20:43 WIB

JAKARTA, SELASA — Peristiwa kebakaran hebat di Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara, menjadi pelajaran berharga bagi pemerintah untuk melokalisasi depo tersebut. Kini Pertamina bermaksud membangun buffer zone atau zona pengaman di sekitar lokasi.

Rencana ini membuat ribuan warga yang menempati Tanahmerah dan Rawasengon harus direlokasi. Namun jangan khawatir, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara (Pemkot Jakut) telah menyiapkan rumah susun (rusun) bagi warga yang memiliki KTP DKI.

Wali Kota Jakarta Utara Bambang Sugiyono mengatakan sudah menyiapkan tempat relokasi bagi warga Tanahmerah, Semper. "Jika memang sudah ada rekomendasi dari Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan relokasi, kami siap membantu rencana relokasi tersebut. Dan kami juga siap memfasilitasi warga untuk mendapatkan rumah susun," katanya.

Tentunya yang jadi prioritas, sambung Bambang, adalah warga yang memiliki KTP DKI Jakarta. Apalagi di Jakarta Utara memiliki beberapa rumah susun yang masih kosong, seperti Rusun Marunda atau Rusun Sindang yang tidak jauh dari Tanahmerah.

"Dengan begitu, warga bisa tinggal dengan aman. Selain memiliki tempat tinggal permanen, mereka juga tidak lagi khawatir terjadi ledakan seperti di Depo Plumpang beberapa waktu lalu," jelasnya.

Bambang menjelaskan, proses pembahasan pembangunan buffer zone sudah menjadi pembahasan tingkat nasional, termasuk dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. "Pembahasannya masih berlangsung. Belum final, hingga saat ini belum ada surat rekomendasi dari Pemprov DKI Jakarta. Hingga kini Pertamina belum ada permintaan, kami masih menunggu," ujarnya. Kendati begitu, Bambang memastikan proses relokasi dan pembangunan buffer zone akan dilakukan dalam tahun ini.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau