Dua Desa di Kediri Diterjang Puting Beliung

Kompas.com - 28/01/2009, 10:59 WIB

Laporan wartawan Kompas Runik Sri Astuti

KEDIRI, RABU — Sedikitnya dua desa di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, porak poranda diterjang angin puting beliung. Belasan bangunan rumah rusak. Selain itu juga sebuah bangunan Pondok Pesantren Nurul Huda dan Panti Asuhan Budi Mulya berantakan.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Akan tetapi, beberapa santri terluka akibat tertimpa atap bangunan pondok. Kerugian secara material akibat rusaknya bangunan diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Rodhiyah, istri Habibullah, pengasuh Ponpes Nurul Huda, mengatakan, ada sekitar lima santri yang luka ringan. Mereka terkena serpihan atap pondok yang tersingkap oleh angin. "Pada saat kejadian, santri-santri sedang mengaji. Tiba-tiba angin kencang menerbangkan atap pondok. Sebagian atap yang rusak itu jatuh tepat mengenai sejumlah santri yang tidak sempat lari ke luar ruangan," ujarnya.

Ismail (36), warga Dusun Singgahan, Desa Pelem, salah satu warga yang rumahnya rusak, mengatakan, terjangan angin puting beliung terjadi Rabu (28/1) dini hari sekitar pukul 03.00. "Ketika itu hujan gerimis, tidak deras. Tetapi tiba-tiba angin bertiup kencang dari arah utara ke selatan. Kejadian hanya berlangsung tiga menit, setelah itu terdengar orang-orang berteriak dan pohon-pohon bertumbangan," ujarnya.

Angin kencang merubuhkan teras rumah Ismail dan menimpa sepeda motornya yang sedang diparkir. Selain itu, kebun bunga miliknya juga tak luput dari terjangan angin. Atap dan bangunan kiosnya pun rubuh.

Angin puting beliung yang menerpa Panti Asuhan Budi Mulya mengakibatkan bangunan sekolah madrasah rusak, tepatnya pada bagian atap. Umayah, pengasuh panti asuhan, mengatakan, untuk sementara kegiatan belajar diliburkan karena sekolah yang menampung sekitar 70 anak-anak panti asuhan itu sedang diperbaiki.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau