SEMARANG, SABTU — Pembangunan jalan tol Semarang-Solo secara resmi dimulai hari ini, Sabtu (31/1) di Kelurahan Kramas, Tembalang, Kota Semarang. Adanya jalan tol diharapkan memberikan efisiensi bagi perekonomian rakyat di Jawa Tengah.
Demikian disampaikan Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo, sebelum meresmikan pembangunan jalan tol Semarang-Solo. Gubernur mewakili Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto yang berhalangan hadir untuk meresmikan.
Peresmian ditandai dengan pemancangan tiang pertama di lokasi tersebut. Mengenai ganti rugi tanah warga yang belum selesai, Gubernur mengatakan, hal itu dapat diselesaikan sementara pembangunan dilaksanakan.
Bibit optimistis masyarakat segera menerima harga yang telah disepakati. Di Kota Semarang, pembebasan lahan mencapai 95,49 persen, sedangkan di Kabupaten Semarang mencapai 92 persen. Gubernur menargetkan 100 persen lahan berhasil dibebaskan sebelum 10 Februari 2009.
Direktur Trans Marga Jateng Agus Suharyanto menyebutkan, pembangunan seksi pertama ruas Semarang-Bawen dibagi atas tiga konstruksi yaitu Tembalang-Gedawang, Gedawang-Penggaron serta Penggaron-Beji.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang