Pembangunan Tol Semarang-Solo Dimulai

Kompas.com - 31/01/2009, 12:54 WIB

SEMARANG, SABTU — Pembangunan jalan tol Semarang-Solo secara resmi dimulai hari ini, Sabtu (31/1) di Kelurahan Kramas, Tembalang, Kota Semarang. Adanya jalan tol diharapkan memberikan efisiensi bagi perekonomian rakyat di Jawa Tengah.

Demikian disampaikan Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo, sebelum meresmikan pembangunan jalan tol Semarang-Solo. Gubernur mewakili Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto yang berhalangan hadir untuk meresmikan.

Peresmian ditandai dengan pemancangan tiang pertama di lokasi tersebut. Mengenai ganti rugi tanah warga yang belum selesai, Gubernur mengatakan, hal itu dapat diselesaikan sementara pembangunan dilaksanakan.

Bibit optimistis masyarakat segera menerima harga yang telah disepakati. Di Kota Semarang, pembebasan lahan mencapai 95,49 persen, sedangkan di Kabupaten Semarang mencapai 92 persen. Gubernur menargetkan 100 persen lahan berhasil dibebaskan sebelum 10 Februari 2009.

Direktur Trans Marga Jateng Agus Suharyanto menyebutkan, pembangunan seksi pertama ruas Semarang-Bawen dibagi atas tiga konstruksi yaitu Tembalang-Gedawang, Gedawang-Penggaron serta Penggaron-Beji.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau