Sewindu Gorontalo, Fadel Luncurkan Film

Kompas.com - 04/02/2009, 11:31 WIB

Laporan wartawan Kompas.com Inggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, RABU — Pemerintah Provinsi Gorontalo menggelar peringatan sewindu (8 tahun) provinsi pimpinan Fadel Muhammad itu, di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Rabu (4/2).

Selain mengadakan pameran, Fadel juga meluncurkan sebuah film berjudul Fadel Muhammad Mengabdi untuk Indonesia. Pembukaan pameran sekaligus peluncuran tersebut juga dihadiri oleh Menneg PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta.

Pada film yang dibuat oleh Rizaldi Siagian itu, memang terkesan sangat menonjolkan sosok Fadel yang menjabat sebagai gubernur pertama selama dua periode. Meskipun, di awal film diputar berbagai pencapaian dan pembangunan di Gorontalo.

Dalam sambutannya, Fadel mengatakan, provinsi yang telah dipimpinnya selama dua periode itu mampu meraih berbagai prestasi tingkat nasional dengan usianya yang sangat muda. "Ada 34 penghargaan tingkat nasional yang berhasil diraih Gorontalo. Ini prestasi yang membanggakan," katanya dengan bangga.

Namun, Menneg PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta memberikan catatan atas pencapaian Gorontalo. Paskah mengatakan, Gorontalo masih harus memerhatikan pembangunan manusianya. "Selain mengandalkan bidang pertanian dan perikanan, harus ditingkatkan juga industri perhotelan, restoran, dan wisata," ujar Paskah.

Hal lain yang perlu ditingkatkan, upaya mengatasi pengangguran dan kesiagaan menghadapi bencana, seperti gempa bumi, banjir, dan tanah longsor. Peringatan 8 tahun Gorontalo digelar di ibu kota Jakarta, dengan alasan mengangkat potensi daerah ke tingkat nasional. Gelaran ini akan berlangsung hingga 6 Februari mendatang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau