KENDAL, SENIN - Banjir di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, masih menghambat perjalanan kendaraan di jalur pantai utara, Senin (9/2). Banjir yang disebabkan jebolnya tanggul Sungai Blorong ini mengakibatkan antrean kendaraan sepanjang 10 kilometer.
Tersendatnya laju kendaraan disebabkan genangan air yang memutus jalur sepanjang sekitar 500 meter dari depan Markas Kepolisian Resor Kendal hingga alun-alun Kabupaten Kendal dan jalur ke arah Jalan Pemuda.
Hingga Senin sore, ketinggian air masih mencapai sekitar 80 sentimeter. Hal ini membuat kemacetan tidak bisa dihindari. Jaminto (26), pengemudi truk bermuatan keramik dari Surabaya, mengaku sudah terkena macet sejak pukul 06.00. Kalau tahu masih macet seperti ini, lebih baik saya mengganti rute, ucap pengemudi truk yang akan ke Kota Tegal ini.
Genangan tersebut berhasil dilewati sebagian besar kendaraan, seperti truk dan bus. Adapun kendaraan roda empat yang memaksa untuk melintas sering kali mogok.
Kendaraan roda dua yang mencoba melewati genangan baik dari arah Jakarta ataupun Semarang terpaksa menggunakan jasa gerobak angkut dengan tarif Rp 25.000-Rp 30.000. "Daripada sepeda motor saya rusak, lebih baik diangkut walau agak mahal," kata Puryanto (40), salah seorang pengguna jalan.
Sebelumnya, banjir di Kabupaten Kendal ini membuat jalur pantura lumpuh. Ketinggian air melebihi satu meter sehingga sama sekali tidak bisa dilewati oleh kendaraan.
Banjir ini dipicu oleh jebolnya tanggul Sungai Blorong di dua titik, yaitu di Kelurahan Candiroto, Kecamatan Kendal dan di Desa Cangkring, Kecamatan Brangsong.
Menurut Susilowati (31), warga Kelurahan Karangsari, Kendal, yang tinggal di pinggir jalur pantura, banjir ini merupakan yang terparah setelah tahun 2006 lalu. "Dulu banjirnya Cuma sampai di jalan saja, sekarang di dalam rumah saja bisa sepaha," ucapnya.
Untuk mengurai kemacetan, Kepala Kepolisian Resor Kendal Ajun Komisaris Besar Naufal Yahya mengaku, mencoba mengalihkan sebagian arus kendaraan ke arah Kelurahan Ketapang sehingga tidak melewati alun-alun Kabupaten Kendal.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang