Korban Ke-10 Ryan Akhirnya Dikubur

Kompas.com - 17/02/2009, 13:02 WIB

SURABAYA, SELASA — Jenazah Mr X atau Asrori alias Aldo (21), warga Kalasemanding, Kecamatan Perak, Jombang, Selasa, akhirnya dimakamkan setelah hampir setengah tahun "disimpan" di Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) H Samsoeri Mertojoso, Mapolda Jatim.
     
Jenazah yang diyakini sebagai korban ke-10 Verry Idham Henyansah alias Ryan itu dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Putat Gede, Surabaya, sekitar pukul 10.30. "Proses pemakamam dilakukan oleh sepuluh angggota penyidik Satuan Pidana Umum (Pidum) Polda Jatim dalam waktu kurang dari 30 menit," kata Kepala Unit Jatanras Satuan Pidum Polda Jatim Kompol Wahju Harjanto, yang memimpin pemakaman Asrori.
     
Proses pemakaman itu berlangsung sederhana. Keluarga almarhum tidak menghadiri pemakaman ini. Hanya nisan putih yang dicat tulisan nama Asrori.
     
Menurut Kepala Bidang Humas Polda Jatim Kombes Pol Dra Pudji Astuti MM, penyidik Polda Jatim akhirnya memakamkan jenazah Asrori karena keluarganya tetap tidak mau mengakui kendati sudah ada bukti dari hasil uji DNA. "Kami sudah berupaya maksimal untuk menjelaskan kepada keluarganya, tapi sampai saat ini tetap enggak diakui. Karena itu akhirnya kami makamkan di TPU karena memang enggak mungkin disimpan terus," katanya.
     
Terkuaknya Asrori melalui uji DNA pada 27 Agustus 2008 telah melengkapi identitas 10 korban pembunuhan di belakang rumah orangtua Ryan di Desa Jatiwates, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, Jatim. Mereka adalah Ariel Somba Sitanggang (Jakarta), Vincentius Yudhi Priono (Wonogiri, Jateng), Guruh Setio Pramono (Nganjuk, Jatim), Graddy (Manado), Agustinus alias Wawan (28), Muhammad Akhsoni alias Soni (29), Zainal Abidin alias Jeki (21), Nanik Hidayati (23), dan anaknya Silvia Ramadani Putri (3), dan Mr X yang ternyata Asrori asal Jombang.
     
Satu-satunya korban Ryan yang "dihabisi" di Jakarta adalah Heri Santoso yang dimutilasi menjadi tujuh potongan di Depok, lalu dibuang di Jl Kebagusan, Jakarta.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau