Indonesia Promosikan Ekoturisme di Estonia

Kompas.com - 18/02/2009, 09:16 WIB

TALLINN, RABU — Indonesia ikut ambil bagian dalam Tourest Travel Trade Fair 2009 yang digelar di Estonian Fair Centre, Tallinn, Estonia. Dalam pameran pariwisata terbesar di kawasan Baltik tersebut, Indonesia mempromosikan potensi  wisata alam atau ekoturisme.

Seperti diungkapkan Siti Azzah Murad Fungsi Sosbudpen KBRI Helsinki, Rabu (18/2), anjungan Indonesia menampilkan obyek pariwisata yang tersebar di seluruh kepulauan Nusantara, terutama Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

"Pulau Bali masih menjadi tujuan wisata favorit rakyat Estonia," ujar Siti Azzah Murad seperti dikutip Antara. Fakta itu tecermin dengan banyaknya permintaan brosur serta pertanyaan dari para pengunjung mengenai wisata Pulau Dewata tersebut.

Anjungan Indonesia mendapat perhatian khusus saat diresmikan pembukaannya oleh Duta Besar RI untuk Republik Finlandia merangkap Republik Estonia, Harry Purwanto. Menteri Ekonomi dan Komunikasi yang juga mantan Perdana Menteri Estonia Juan Parts dan Menlu Estonia Urmas Paet ikut hadir dalam acara tersebut.

Dalam rangkaian pameran, KBRI Helsinki selain membuka stan promosi juga menampilkan pertunjukan kesenian dan pemutaran film multimedia tentang keanekaragaman budaya dan wisata Indonesia, serta pertunjukan seni bela diri pencak silat.

"Panitia penyelenggara Tourest 2009 secara khusus menyampaikan penghargaan special thanks kepada KBRI yang menampilkan pertunjukan seni budaya di panggung hiburan yang memikat pengunjung," ungkap Siti Azzah.

Pameran pariwisata Tourest Travel Trade Fair yang terbesar di Estonia itu diikuti 343 peserta, 26 di antaranya perwakilan dari negara-negara asing yang dihadiri lebih dari 23.000 pengunjung.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau