BOJONEGORO, SELASA - Selain banjir bandang yang menerjang Kecamatan Tambakrejo dan Padangan dari Kali Puter, kini wilayah Kabupaten Bojonegoro juga diterjang banjir luapan Bengawan Solo. Data hingga pukul 22.00 di Satuan Penangulangan Bencana Kabupaten Bojonegoro menyebutkan banjir luapan Bengawan Solo menerjang 61 desa di 12 kecamatan.
Banjir menggenangi 4.626 rumah yang dihuni 44.768 keluarga. Sebanyak 12 rumah rusak berat 153 rusak ringan. Banjir juga menggenangi 2.566 hektar padi dan 305 hektar palawija. Dua TK, tiga SD, terendam.
Total jembatan putus di lima lokasi. Selasa malam curah hujan di Bojonegoro tinggi, jalan di perkotaan tergenang air karena got saluran air tidak mampu menampung. "Curah hujan masih tinggi masyarakat diminta waspada," kata Johny Nurhariyanto, Kepala Bagian Humas Bojonegoro.
Akibat banjir di Bojonegoro empat orang meninggal yakni Sanun (15) siswa Madrasah Tsanawiyah di Malo yang terseret arus air di Kali Sudah saat mandi bersama temannya. Suparmin (45) warga Kalitidu tewas mengapung di Ngablak Dander karena terseret arus Bengawan Solo sementara Ali (40) warga Kuncen Padangan tersengat listrik saat menyelamatkan ternaknya dari banjir bandang.
"Satu warga Baureno dilaporkan terseret arus namanya belum teridentifikasi," kata Johny.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang