Summarecon Tunda Bangun Residensial di Bekasi Barat

Kompas.com - 04/03/2009, 16:40 WIB

JAKARTA, RABU — Kondisi krisis ekonomi global membuat pengembang raksasa Summarecon Agung menunda pengembangan residensial di Bekasi Barat. Padahal sebelumnya, Summarecon sudah menyiapkan dana investasi senilai Rp 5 triliun untuk membangun hunian di kawasan seluas 250–350 hektar itu.

“Kami melihat kondisinya belum memungkinkan, makanya kami tunda dulu,” ujar Direktur Utama PT Summarrecon Agung Johannes Mardjuki, Rabu (3/3) di Jakarta.

Penundaan tersebut, lanjutnya, akan dilakukan hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Meski demikian, pengembang masih melihat wilayah Bekasi Barat cukup potensial untuk pengembangan residensial. Mereka menganggap kawasan ini akan sepesat Serpong di Tangerang.

“Kami akan melihat waktu yang pas. Momentumnya belum tepat, kalau kami harus memaksakan diri masuk ke sana,” katanya.

Asal tahu saja, Summarecon sudah membuat rencana untuk mengembangkan Bekasi Barat menjadi Kota Mandiri. Lama pengembangannya sekitar 10 tahun. Maklum saja, di lahan seluas itu akan dibangun berbagai macam fasilitas, seperti sekolah, taman, pertokoan, mal, pusat belanja, pasar, dan kawasan bisnis.

Di lahan Kota Bekasi Mandiri tersebut juga akan dibangun kompleks perumahan sebanyak 250.000 unit dari berbagai tipe. Konsep pembangunannya hampir menyerupai Kelapa Gading dan Summarecon Serpong. Bahkan, untuk menghidupkan kawasan tersebut pengembang juga berencana membangun jalan layang yang menelan biaya Rp 110 miliar pada Juni mendatang.

Untuk sementara ini, Summarecon akan berkonsentrasi pada pengembangan residensial di Kelapa Gading dan Serpong. Di kedua lokasi itu, Summarecon memang tengah mengembangkan perumahan Kelapa Gading Orchad dan Scientia Serpong yang saat ini sedang berjalan. Mereka menargetkan, kedua proyek itu bisa rampung pada 2011.

“Kami menyiapkan dana sekitar Rp 800 miliar untuk kedua proyek tersebut,” ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau