BANDAR LAMPUNG, KAMIS - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Provinsi Lampung, Kamis pagi membuka Sidang Tanwir Muhammadiyah kedua di Bandar Lampung.
Dalam sambutannya, Presiden yang didampingi Ibu Ani Yudhoyono menyambut baik upaya dan sumbangsih Muhammadiyah untuk terus berusaha memperbaiki sistem demokrasi di tanah air .
"Mari bangun moralitas dan etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara termasuk etika dalam kehidupan politik dan demokrasi. Saya setuju itu," kata Presiden.
Menurut Yudhoyono, banyak godaan dalam berdemokrasi dan yang paling mencemaskan adalah upaya mencapai tujuan dengan menghalalkan segala cara.
"Banyak cara-cara yang baik untuk mencapai tujuan termasuk tujuan politik. Cara-cara seperti black campaign dan money politics bukan pilihan kita. Mari kita cegah bersama-sama," katanya.
Tak ragu kritik
Sementara itu, Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin dalam kesempatan itu mengharapkan adanya kemitraan strategis yang bersifat proporsional antara Muhammadiyah dengan Pemerintah.
Muhammadiyah, lanjutnya akan selalu mendukung pemerintah yang menjalankan pemerintahan dengan baik dan benar.
"Tetapi, Muhammadiyah tak akan segan-segan menjalankan amar makruf nahyi munkar, untuk mengkritik dan mengoreksi pemerintah yang salah dan tidak amanah," katanya.
Din mengajak warga Muhammadiyah untuk berperan aktif dalam kegiatan politik kebangsaan termasuk pemilu anggota legislatif serta pemilihan presiden dan wapres.
"Saya menyerukan warga Muhammadiyah khususnya agar menggunakan hak pilihnya dalam pemilu nanti dengan sebaik-baiknya, sebagai manifestasi hak dan tanggung jawab sebagai warga negara yang menginginkan perbaikan dalam kehidupan," katanya.
Sidang Tanwir kedua yang merupakan rapat pimpinan Pengurus Wilayah Muhammadiyah ini akan mempersiapkan tata tertib pemilihan pimpinan pusat Muhammadiyah periode 2010 - 2015 sekaligus membentuk panitia pemilihan.
Hadir dalam acara ini Menteri Agama Maftuh Basyuni, Mensesneg Hatta Rajasa dan Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi. Usai membuka sidang Tanwir, Presiden dan rombongan langsung menuju Bandara Raden Inten untuk kembali ke Jakarta.