JAKARTA, KAMIS — Keberangkatan sejumlah anggota Komisi Pemilihan Umum ke luar negeri tidak mengganggu proses perbaikan daftar pemilih tetap (DPT) yang berlangsung dalam raker nasional KPU se-Indonesia dua hari ini.
Keberangkatan anggota-anggotanya, menurut Hafiz, dilakukan secara bergiliran ke enam titik di luar negeri pada hari weekend. "Di sana kan cuma raker, bukan keliling untuk sosialisasi," ujar Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary di sela-sela hari kedua rapat kerja di Kantor KPU, Kamis (5/3).
Di luar negeri, anggota KPU melakukan rapat kerja dengan Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) untuk melakukan bimbingan teknis terkait penyelenggaraan pemilu di masing-masing negara.
Hafiz mengatakan, tugas ini sebenarnya sudah dikoordinasikan agar Departemen Luar Negeri saja yang pergi. Namun, menurut Hafiz, Deplu menolak untuk melakukannya dengan alasan penguasaan materi.
Sementara itu, hari terakhir raker pada hari ini masih berlangsung. Hafiz berharap DPT dapat diselesaikan rekapnya hari ini. DPT ini nantinya akan menjadi daftar pemilih sementara dari pemilu presiden.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang