Christopher/Nesa Kalahkan Ganda Kuwait, Indonesia Pimpin 2-1

Kompas.com - 07/03/2009, 22:18 WIB

SOLO, SABTU - Christopher Rungkat/Ketut Nesa Artha mengalahkan ganda Kuwait Mohammad Ghareeb/Mohammad Khaliq Siddiq dalam pertandingan empat set 3-6 6-1 6-3 6-0 pada lanjutan putaran pertama Piala Davis Grup II Zona Asia/Oceania di lapangan tenis Gelora Manahan, Solo, Sabtu (7/3).

Dengan demikian kedudukan Tim Davis Indonesia unggul 2-1 atas Tim Davis Kuwait. Indonesia setidaknya harus menang satu pertandingan lagi pada hari terakhir yang akan diisi pertemuan unggulan pertama Indonesia, Christopher Rungkat dan unggulan pertama Kuwait Mohammad Ghareeb serta pertemuan unggulan kedua Indonesia dengan unggulan kedua Kuwait.

Penampilan Christopher/Nesa ini sempat disaksikan juru bicara kepresidenan Andi Mallarangeng dan Dino Patti Jalal yang tampak duduk berdampingan dengan Ketua Umum PP Pelti Martina Widjaja dan Sekjen PP Pelti Soebronto Laras di kursi VVIP. Hari itu bersamaan dengan kunjungan Presiden SBY ke Kota Solo dan sekitarnya.

"Saya kasih kredit ke lawan karena mereka bisa ambil kesempatan di set pertama saat penampilan kami buruk," kata Christopher.

Tim Davis Kuwait langsung meninggalkan tempat dan tidak bersedia memberikan jumpa pers usai pertandingan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau