Spa Unik: Spa dengan Teh dan Cokelat

Kompas.com - 12/03/2009, 13:14 WIB

Kompas.com - Selain spa ikan, ada juga spa yang tak kalah uniknya yaitu spa teh hitam dan spa coklat.

Menurut legenda, Camellia sinensis, atau tanaman teh, ditemukan secara tidak sengaja oleh Kaisar Shen Nong dari Cina yang sedang beristirahat. Air panas yang sedang diminumnya, kejatuhan daun kering, yang mengubah air menjadi kecokelatan. Ketika diminum, sang kaisar merasa lebih segar. Sejak itulah, tradisi meminum teh menyebar ke segala penjuru dunia, termasuk Indonesia. Rasanya kurang afdol, jika hari tidak diisi dengan minum teh. Iya, kan?

Kesegaran yang didapat setelah meminum teh, hanyalah satu dari sekian banyak manfaat teh bagi kesehatan. Alasan inilah yang membuat spa teh bermunculan di mana-mana, seperti yang dilakukan oleh Q Spa sejak 2003. "Teh hijau, misalnya, mengandung anti oksidan dan minyak esensial yang berguna untuk perawatan dan peremajaan kulit, menghancuran lemak, juga relaksasi. Teh juga sudah menjadi gaya hidup orang Indonesia," ungkap Erry Alif, PR & Marketting Manager dari Q Spa yang terletak di Jalan Gunawarman No. 9, Jakarta Selatan.

Terdapat sesuatu yang berbeda di tempat ini, yaitu klien Q Spa tidak langsung melakukan perawatan spa teh. "Kami sangat peduli dengan tubuh manusia yang memiliki permasalahan berbeda-beda. Jadi, sebelumnya, klien berkonsultasi dengan spa programmer, sehingga kami tahu kebutuhan dan riwayat kesehatannya," jelas Erry.

Misalnya, untuk mengusir lelah atau ingin lebih relaks, pilihan jatuh pada perawatan pijat tradisional dengan teh yang melancarkan peredaran darah. Anda kelebihan berat badan? Gunakan saja metode french massage. "Tekniknya langsung tertuju pada titik berkumpulnya lemak dan mengurangi selulit. Efeknya langsung terasa setelah spa, seperti ingin buang air kecil yang sekaligus mendetoksifikasi," urai Erry.

Spa teh dengan teknik stone massage juga mampu menghalau sakit seperti gejala demam atau batuk. "Terapis mentransfer energi positif, sehingga tubuh seperti di-charge ulang dan fit kembali," tambahnya. Kesemua perawatan ini, tentunya menggunakan teh yang punya sejuta khasiat.

Tidak perlu khawatir jika Anda mengidamkan kulit bercahaya, segar, dan kenyal, karena lulur atau scrub teh bisa memenuhi keinginan Anda. "Anti oksidan dari teh mengangkat sel kulit mati dan memperlancar peredaran darah, sehingga membuat kulit tidak kusam dan cerah," jelasnya. Untuk hasil yang maksimal seperti ini, perawatan ini tidak memakan waktu lama kok, hanya sekitar satu jam.

Lain lagi dengan berendam menggunakan teh hitam, yang dilakukan dalam waktu singkat yaitu 15 menit saja. "Berendam di teh hitam, akan menenangkan diri sehingga pikiran lebih segar," ujar pria yang sempat bekerja di berbagai media massa ini.

Duh, rasanya khasiat teh tidak ada habisnya. Bayangkan saja, jika kulit terbakar sinar matahari, perawatan Shinning Tan Tea yang dipadu dengan ketimun, ampuh sekali untuk menyembuhkannya. Kalau mengalami kesulitan tidur, terapi Sleeps & Sound Tea bisa dipilih, niscaya mata tidak akan kesulitan lagi terlelap. Bahkan, rambut dan kuku pun bisa dirawat agar lebih sehat dan cantik dengan teh. Lengkap, kan?

Dengan desain interior yang natural, iringan lagu-lagu yang lembut di telinga, serta harumnya aromaterapi di seluruh ruangan, spa teh semakin terasa nikmatnya. Oh, iya! Selesai perawatan di Q Spa, klien disuguhkan teh sesuai dengan golongan darah, lho. Menyenangkan, ya! Jadi, mulai sekarang, jangan hanya meminum teh, manjakan juga tubuh dengan melakukan spa teh yang memiliki banyak khasiat.

Spa Cokelat, Rahasia Awet Muda

Di balik kelezatannya, cokelat menyimpan rahasia kecantikan yang tak kalah menggiurkan. Sebut saja vitamin A dan E yang sangat berguna untuk mengangkat sel kulit mati sehingga kulit senantiasa kenyal layaknya kulit bayi. Terbayang, kan , bagaimana efeknya bila cokelat dibalurkan ke sekujur tubuh?

Kini ada spa all in one yang menyediakan perawatan lengkap dengan bahan cokelat. Datang saja ke Chocolate Salon & Spa yang terletak di Jalan K.H. Abdullah Syafei No. 8, Tebet.

Sesuai namanya, tempat ini didominasi oleh warna cokelat dari mulai interior, pernak-pernik, hingga pegawainya pun kompak berseragam cokelat. "Kami baru tiga bulan buka dan memang sengaja memilih cokelat, karena selama ini, orang hanya mengenal cokelat sebagai makanan. Padahal, cokelat ini unik, bisa dipakai untuk perawatan tubuh," ujar Adam Yogi, PR Chocolate Salon & Spa.

Tidak ingin setengah-setengah, spa ini menyediakan segala jenis perawatan kecantikan yang memanfaatkan cokelat. "Untuk perawatan tubuh, kami menggunakan bahan lokal sementara untuk rambut, kami langsung mengimpor," ucap pria berusia 27 tahun ini. Creambath, hair spa, lulur, masker, hingga paket komplit seperti spa bisa dinikmati dengan harga terjangkau.

Kalau selama ini sering dihampiri oleh berbagai polusi dari kendaraan bermotor yang membuat kulit kasar dan kusam, sudah saatnya Anda bisa mencoba spa cokelat sebagai solusi, "Cokelat mengandung antioksidan, sehingga dia memperlambat penuaan dini dan melancarkan peredaran darah. Dengan lulur cokelat, kulit juga tidak akan mudah iritasi jika sering terkena panas matahari, sehingga lebih lembut" urai Adam.

Perawatan di sini tidak memakan banyak waktu, kok. Malah bisa disesuaikan dengan kesibukan Anda, dari satu hingga 2,5 jam. Begitu ramuan cokelat dioles ke seluruh tubuh, sensasi dingin yang menyegarkan sekaligus keharumannya yang khas, langsung membuat Anda terhipnotis.

Setelah menikmati lulur cokelat dan pijatan dari terapis, klien dipersilahkan untuk membasuhnya dengan berendam sepuas hati di dalam bath tub yang diisi bubuk cokelat dan garam mineral. Selesai mandi cokelat, semerbak harum cokelat yang menempel di kulit tercium ke segala penjuru ruangan. "Keharumannya bisa tahan sampai tiga hari," jelas Miranda, terapis di Chocolate Salon & Spa.

Siapapun, pasti akan tergoda begitu menciumnya.
Lain lagi dengan perawatan rambut. Menurut Adam, creambath dan hair spa cokelat sangat cocok bagi rambut yang mengalami bleaching dan pewarnaan. "Biasanya rambut yang terkena bahan kimia akan lebih kering, nah karena cokelat bisa memperbaiki sel-sel yang rusak. Rambut yang sering dicatok, juga akan lebih sehat dengan perawatan cokelat," urai Adam.

Khasiatnya yang sangat berguna bagi kecantikan, membuat perawatan dengan cokelat ini banyak digemari. "Dari ibu-ibu sampai anak SMA, semua rela antri untuk bisa spa di sini, lho!" ujar Adam setengah berpromosi. Sekian banyak khasiatnya, rasanya tak ada salahnya mencoba spa cokelat sesegera mungkin. "Minimal dua minggu sekali, pasti kulit semakin segar dan awet muda," pungkas Adam.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau