SURABAYA, KOMPAS.com - Memasuki masa kampanye caleg, kinerja DPRD Provinsi Jawa Timur semakin turun. Sidang Paripurna DPRD Provinsi Jawa Timur dalam rangka jawaban eksekutif atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap tiga raperda hanya dihadiri 42 anggota dewan dari total 80 anggota dewan yang ada.
Setelah bulan Februari lalu, sidang paripurna DPRD Provinsi Jawa Timur dibatalkan karena tak memenuhi kuorum, kali ini potret sepinya ruang sidang kembali terjadi. Meski hanya dihadiri 42 anggota dewan, sidang paripur na dinyatakan memenuhi kuorum karena dihadiri lebih dari setengah anggota dewan.
Saat sidang berlangsung, tampak dua anggota dewan yang baru hadir 1 jam lebih 15 menit setelah sidang paripurna dimulai. Selain itu, pelaksanaan sidang yang seharusnya dimulai pukul 09.00 juga mundur hingga pukul 09.45.
Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Gatot Sudjito mengakui, kinerja DPRD turun drastis menjelang pemilu caleg. Tak dipungkiri, realitas DPR saat ini turun. Ini adalah potret dewan saat ini, ungkapnya sesudah Sidang Paripurna DPRD Provinsi Jawa Timur berakhir, Selasa (17/3) di Gedung DPRD Jawa Timur, Surabaya.
Menurut Gatot, masa kampanye merupakan waktu penentuan hidup dan mati anggota dewan yang mengajukan diri sebagai caleg. Namun demikian, di sisi lain mere ka juga masih terikat sumpah jabatan untuk melakukan kewajiban mereka sebagai anggota DPRD.
"Dari total 80 anggota DPRD Jawa Timur, sekitar 70 persen anggota dewan adalah caleg. Kondisi ini secara umum dialami juga oleh anggota dewan di tempat lain," ujar Gatot.
Menurut Gatot, situasi surutnya aktivitas dan kinerja dewan akan berlanjut hingga pemilu caleg 9 April mendatang. Setelah proses pemilu caleg berakhir, anggota dewan yang terpilih kembali diperkirakan tetap bersemangat, sedangkan yang tak terpilih kembali semangatnya cenderung turun.
Hingga saat ini, DPRD Jawa Timur masih memiliki tugas menyelesaikan tiga raperda, yiatu yakni raperda tentang retribusi pelayananan kesehatan di unit pelaksana teknis dinas, raperda program jangka panjang Jawa Timur, serta raperda organisasi dan tata kerja lembaga lain. Tanggal 30 Maret 2009 mendatang, DPRD Jawa Timur masih akan menjalani lagi sidang paripurna.
Menanggapi fenomena ini, pelaksana tugas Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Suhartono Wijaya mengatakan, sebagian besar anggota dewan yang menjadi caleg sedang berada di luar kota. Sidang memang sudah memenuhi kuorum tetapi jumlah ini menunjukkan kurang bersemangatnya anggota dewan, tuturnya.
Berdasarkan pengamatan Kompas, dalam daftar hadir Sidang Paripurna tampak tanda tangan kehadiran anggota dewan sebanyak 49 orang. Namun, dalam ruangan sidang anggota dewan yang tampak mengikuti sidang hanya berkisar 42 orang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang