JAKARTA, KOMPAS.com — Pengertian antara ayah dan ibu sangat dibutuhkan untuk mencegah anak-anak berkeliaran di arena kampanye parpol yang dimulai awal minggu ini. Dengan pengertian, ayah dan ibu dapat berganti peran untuk mencegah anak-anaknya turut serta dalam kampanye parpol.
"Ini persoalan tentang hak anak. Yang menjaga anak-anak tidak harus ibu. Bisa gantian," ujar Wakil Ketua Komisi Nasional Perempuan, Ninik Rahayu, seusai keterangan pers di Kantor Komnas Perempuan, Kamis (19/3).
Bagi Ninik, yang terpenting adalah tanggung jawab orangtua dalam menghadirkan kenyamanan dan keamanan bagi anak-anak mereka.
Ninik mengakui tingkat kerawanan dan juga kerentanan anak yang ikut dalam kampanye cukup tinggi. Oleh karena itu, Ninik mendorong orangtua menyadari bahwa membawa anak-anak dalam kampanye berarti menimbulkan ancaman bagi kenyamanan dan keamanan putra-putri mereka sendiri. "Dan membawa anak bukan bentuk pendidikan politik," tandas Ninik.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang