JAKARTA, KOMPAS.com — Departemen Komunikasi dan Informastika (Depkominfo) mendukung sosialisasi Pemilu 2009 melalui pesan singkat dengan menggandeng sepuluh operator telekomunikasi di Indonesia. Program sosialisasi pemilu melalui SMS ini diluncurkan di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jumat (20/3).
Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary menyambut baik inisiatif Depkominfo dan kesepuluh operator untuk mendukung upaya sosialisasi Pemilu 2009. Hafiz mencatat jumlah pengguna seluler saat ini mencapai 115 juta pengguna atau 80 persen dari total pemilih yang terdaftar sehingga sosialisasi ini akan tepat sasaran.
Selain itu, menurut Hafiz, pesan singkat di seluler biasanya selalu dibaca. "Oleh karena itu, model sosialisasi ini sangat efektif," ujar Hafiz.
Para pengguna seluler nantinya akan menerima tiga materi SMS secara bertahap. Materi pertama yang berisikan pesan "Sukses Pemilu 2009 adalah Sukses Bangsa. Mari sukseskan pesta demokrasi 9 April 2009" akan dikirimkan pada tanggal 20-22 Maret 2009.
Materi kedua yang berisi pesan "Tandai pilihanmu dengan centang (v) satu kali di kolom parpol/nomor urut calon/nama calon untuk memilih Anggota DPR dan DPRD serta di kolom foto untuk anggota DPD" dikirimkan antara 23 Maret-4 April.
Sementara materi ketiga yang berisi pesan "Ingat 9 April 2009, bagi yang telah terdaftar di DPT silahkan datang ke TPS dan berikan suata anda dengan tanda centang (v) di surat suara" akan dikirimkan pada periode waktu 6-8 April.
Kepala Pusat Informasi dan Humas Departemen Komunikasi dan Infomatika (Depkominfo) Gatot S Dewa Broto mengatakan, jumlah karakter yang dikirim untuk setiap kalimat sengaja dibatasi sesuai dengan kapasitas layanan seluler dan fixed wireless access (FWA). Layanan ini juga tidak dipungut biaya oleh para penyelenggara telekomunikasi sebagai salah satu kontribusi operator bagi kepentingan nasional.
"Jadi, gratis," ujar Gatot. Depkominfo mengaku akan bekerja sama dengan operator untuk terus mengevaluasi keberhasilan pengiriman layanan pesan singkat ini kepada para pengguna seluler.
Pesan tersebut rencananya akan dikirim ke semua pengguna layanan telekomunikasi. Jadi, sudahkah Anda menerima SMS dari KPU hari ini?
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang