JAKARTA, KOMPAS.com — Pemilu 2009 dinilai sebagai pemilu yang bersejarah karena menjadi pemilu penutup dalam masa transisi reformasi di Indonesia.
Hal ini diungkapkan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie yang kini menjabat Ketua Dewan Etik KPU dalam keterangan pers di Kantor KPU, Senin (23/3).
"Pemilu 2009 sangat penting karena akan menjadi pemilu terakhir penutup masa transisi, dan pasti akan terjadi setelahnya konsolidasi politik yang membawa bangsa kita menjadi lebih baik," ujar Jimly.
Oleh karena itu, Jimly meminta berbagai pihak mendukung kinerja KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sebagai penyelenggara pemilu. Jimly meminta para elite parpol tidak tergoda dengan isu-isu mengenai pembatalan pemilu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang