Bom Bunuh Diri di Masjid Tewaskan 48 Orang

Kompas.com - 27/03/2009, 23:45 WIB

PESHAWAR, KOMPAS.com - Seorang pelaku bom bunuh diri melakukan aksinya di sebuah masjid yang dipadati oleh ratusan orang yang shalat Jumat (27/3) di dekat perbatasan Afganistan. Aksi bom bunuh diri tersebut menewaskan sedikitnya 48 orang dan menciderai sejumlah orang lain.

Pelaku bom bunuh diri menjalankan aksinya pada puncak ibadah. "Saat imam mengumandangkan 'Allahu Akbar,' suara dentuman bom menggelegar," kata Nadir Shah, seorang personil paramiliter Pakistan yang menjadi salah satu saksi mata. "Kupikir kehidupan ini telah berakhir. Tak berapa lama kemudian saat kubuka mataku, aku menyadari telah terbaring di antara beberapa jenazah," tuturnya.

Ledakan di Masjid Khyber Pass ini berlangsung beberapa jam sebelum Presiden AS Barack Obama mengumumkan strategi terbaru untuk 'menangkal, mematahkan serta membasmi' jaringan teroris al Qaeda dan Taliban yang beroperasi di Afganistan serta Pakistan barat laut. Seorang pejabat Pakistan menuduh militan terlibat aksi pemboman yang ditujukan sebagai balas dendam terhadap operasi militer yang ditujukan untuk melindungi rute suplai utama bagi personil pasukan NATO dan AS di Afganistan yang melintas di depan masjid itu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau