Tiga Warga Bojonegoro Tewas di Situ Gintung

Kompas.com - 28/03/2009, 09:58 WIB

BOJONEGORO, KOMPAS.com — Tiga warga Kelurahan Karangpacar, Kecamatan Kota, Bojonegoro, Jawa Timur, ikut menjadi korban tewas akibat jebolnya tanggul Situ Gintung, Kelurahan Cirendeu, Kecamatan Ciputat, Tangerang, Banten, Jumat (27/3).

Ketiganya adalah Siti R, asal Ponorogo dan anaknya yang baru berusia enam bulan serta pembantunya, Darsih (31), asal Dusun Warang, Desa Sumurcinde, Kecamatan Soko, Tuban, Jatim. Siti adalah istri Putut Dwiantoko, yang terluka dalam musibah itu dan wajahnya sempat ditayangkan di televisi saat menggendong jenazah anaknya.
   
"Para tetangga dan saudara seharian kemarin ’takziah’ ke rumah Pak Suwito (ayah dari Putut Dwiantoko)," kata kerabat korban musibah Situ Gintung asal Bojonegoro, Suparno (54), di Kelurahan Karangpacar, Sabtu (28/3).
   
Suwito bersama keluarganya hari ini pergi ke Ponorogo karena jenazah Siti R dan anaknya akan dimakamkan di Ponorogo. Sementara itu, pembantunya yang juga tewas, Darsih, akan dibawa ke tempat asalnya di Dusun Warang, Desa Sumurcinde, Kecamatan Soko, Tuban.
   
Adapun keluarga Suwito dan para tetangga tahu peristiwa nahas itu dari siaran TV. Dalam tayangan di TV tersebut, terlihat Putut Dwiantoko di atas kursi roda sedang membopong mayat anaknya yang terbungkus kain kafan. "Tadi pagi gambar itu juga ditayangkan lagi di TV," kata Suparno.
   
Dari informasi yang diterima kerabat, Putut Dwiantoko bisa selamat setelah naik ke atas genteng, saat air bah datang secara mendadak. Namun, ia tidak berhasil menolong istri dan anaknya.
   
Darsih, janda dengan tiga anak, ikut keluarga Putut Dwiantoko di Tangerang sekitar enam bulan yang lalu. Adapun Putut yang bekerja sebagai karyawan BNI dan Siti R, sebagai guru, sudah lama menetap di Tangerang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau