"Family Kit" dari Jepang untuk Korban Situ Gintung

Kompas.com - 28/03/2009, 18:29 WIB

TANGERANG, KOMPAS.com — Palang Merah Indonesia (PMI) dan Palang Merah Jepang bekerja sama dalam mengirimkan bantuan berupa family kit untuk korban Tragedi Situ Gintung.

"Family kit dari PMI dan Palang Merah Jepang itu berisi berbagai macam peralatan rumah tangga," kata petugas logistik di Universitas Muhammadiyah Jakarta, Uus Rustandi, di Tangerang, Sabtu (28/3).

Ia mengatakan, isi bantuan family kit yang terdapat di dalam karung antara lain jeriken 10 liter, baskom, piring plastik, gayung, gelas plastik, dan sendok makan.

Selain itu, terdapat pula peralatan lain, seperti handuk, sikat gigi, pasta gigi, lilin, tikar plastik, dan sabun. Jumlah bantuan family kit tersebut terdiri atas sekitar 100 karung.

Selain bantuan berupa family kit, terdapat pula bantuan dari beragam pihak lain yang berupa mi instan dan air mineral.

Uus juga mengatakan, posko di UMJ selalu siaga 24 jam sehingga setiap bantuan yang datang pada jam berapa pun akan bisa diserahterimakan kepada petugas.

Namun, Uus juga menuturkan terdapat berbagai kendala dalam pendistribusian, antara lain, akses jalan yang sukar untuk dilalui ke berbagai tempat penampungan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau