Kalla Akan Bertemu Soetrisno Bachir

Kompas.com - 01/04/2009, 07:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Muhammad Jusuf Kalla, yang juga Wakil Presiden RI, Rabu (1/4) pukul 15.30, dijadwalkan akan bersilaturahmi dengan Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Soetrisno Bachir. Acara akan diselenggarakan di Rumah Makan Ayam Goreng Ny Soeharti, Jalan Kapten Piere Tendean, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Setelah silaturahmi, pimpinan kedua partai politik itu bersama sejumlah jajaran pengurusnya akan berdiskusi mengenai masalah-masalah ekonomi aktual. Dari informasi yang diterima Kompas, Rabu pagi ini, selain mempererat hubungan dan kerja sama kedua partai politik tersebut dan melanjutkan komunikasi politik serta membahas masalah-masalah bangsa masa datang. Belum diketahui apakah pertemuan tersebut akan menjajaki pula kemungkinan koalisi yang permanen antarpartai atau multipartai.

Meskipun sudah bertemu beberapa kali dengan sejumlah partai, Kalla mengatakan pertemuannya dengan sejumlah parpol seperti PDI Perjuangan dan PPP belum menetapkan koalisi. Koalisi "segitiga emas" atau golden triangle antara Partai Golkar, PPP, dan PDI Perjuangan sebagaimana pernah disampaikan Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali baru-baru ini setelah bertemu dengan Kalla pun, juga secara implisit belum diakui oleh Kalla.

Yang agak jelas kelihatannya, kesepakatan tertulis antara PDI Perjuangan dan Partai Golkar untuk membangun pemerintahan yang kuat dan efektif kendati Kalla mengakui koalisi permanen baru akan dibahas setelah pemilu 9 April mendatang dengan partai berlambang Moncong Putih itu. PAN sendiri telah bertemu dengan DPP Partai Demokrat. Bahkan, Soetrisno Bachir pekan lalu juga telah bertemu kembali dengan Ketua Dewan Pembina DPP Partai Demokrat, yang juga Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Lalu dengan pertemuan antara Kalla dan Soetrisno sore ini akan dibawa ke mana arah koalisi tersebut?

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau