JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Muhammad Jusuf Kalla, yang juga Wakil Presiden RI, Rabu (1/4) pukul 15.30, dijadwalkan akan bersilaturahmi dengan Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Soetrisno Bachir. Acara akan diselenggarakan di Rumah Makan Ayam Goreng Ny Soeharti, Jalan Kapten Piere Tendean, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Setelah silaturahmi, pimpinan kedua partai politik itu bersama sejumlah jajaran pengurusnya akan berdiskusi mengenai masalah-masalah ekonomi aktual. Dari informasi yang diterima Kompas, Rabu pagi ini, selain mempererat hubungan dan kerja sama kedua partai politik tersebut dan melanjutkan komunikasi politik serta membahas masalah-masalah bangsa masa datang. Belum diketahui apakah pertemuan tersebut akan menjajaki pula kemungkinan koalisi yang permanen antarpartai atau multipartai.
Meskipun sudah bertemu beberapa kali dengan sejumlah partai, Kalla mengatakan pertemuannya dengan sejumlah parpol seperti PDI Perjuangan dan PPP belum menetapkan koalisi. Koalisi "segitiga emas" atau golden triangle antara Partai Golkar, PPP, dan PDI Perjuangan sebagaimana pernah disampaikan Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali baru-baru ini setelah bertemu dengan Kalla pun, juga secara implisit belum diakui oleh Kalla.
Yang agak jelas kelihatannya, kesepakatan tertulis antara PDI Perjuangan dan Partai Golkar untuk membangun pemerintahan yang kuat dan efektif kendati Kalla mengakui koalisi permanen baru akan dibahas setelah pemilu 9 April mendatang dengan partai berlambang Moncong Putih itu. PAN sendiri telah bertemu dengan DPP Partai Demokrat. Bahkan, Soetrisno Bachir pekan lalu juga telah bertemu kembali dengan Ketua Dewan Pembina DPP Partai Demokrat, yang juga Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Lalu dengan pertemuan antara Kalla dan Soetrisno sore ini akan dibawa ke mana arah koalisi tersebut?
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang