KPU Gunung Kidul Mulai Siapkan Tahapan Pilpres

Kompas.com - 03/04/2009, 19:47 WIB

GUNUNG KIDUL, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum atau KPU Gunung Kidul mulai menyiapkan tahapan pemilihan umum presiden dan wakil presiden atau pilpres. Daftar Pemilih Tetap atau DPT pemilu legislatif yang saat ini telah dipajang di tiap desa sekaligus berperan menjadi Daftar Pemilih Sementara bagi pemilu legislatif.

Ketua KPU Gunung Kidul, Sukimin meminta warga yang belum terdata dalam DPT pemilu legislatif segera mendaftarkan diri untuk DPT pilpres. “Kami menargetkan DPT Pilpres siap pada 28 April mendatang,” kata Sukimin ditemui di kantornya, Jumat (3/4).

Penyelesaian tahapan pilpres, lanjut Sukimin, sengaja dikebut supaya pilpres bisa berlangsung tepat waktu. “Jika molor dikhawatirkan akan terjadi kekosongan pemerintahan,” tambah Sukimin.

Sukimin juga menegaskan bahwa tidak akan ada penambahan DPT baru jelang pemilu legislatif. Hingga kini, laporan tentang ketidakakuratan DPT terus bermunculan. Ketua Panwaslu Gunung Kidul T Martono mengaku terus menerima pengaduan warga terkait DPT.

Selain warga di dua rukun tetangga di Desa Grogol, Karangmojo yang tidak terdata dalam DPT, sebanyak 70 warga di Desa Karangtengah, Wonosari juga tidak terdata. Selain itu, beberapa warga yang telah meninggal dunia justru terdaftar sebagai pemilih.

Martono meminta KPU agar memberi solusi terbaik terkait ketidakakuratan DPT. Menurutnya, KPU harus membekali tiap anggota Panitia Pemungutan Suara dengan surat edaran tertulis tentang tidak adanya penambahan DPT supaya warga tidak ricuh. “Jangan sampai ada unjuk rasa tentang hak suara pada hari pencontrengan,” tambahnya.

Saat ini, KPU Gunung Kidul juga telah menyalurkan logistik pemilu ke tiap PPS. Sayangnya, pendistribusian logistik pemilu masih belum mengedepankan pengamanan bagi kotak suara maupun surat suara yang dikemas di dalamnya. Di Kecamatan Gedangsari, misalnya, sebanyak 50 kotak suara basah kuyup karena hujan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau