YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DI Yogyakarta Sultan Hamengku Buwono X berharap, Pemilu 2009 bisa berjalan dengan tertib dan tenang. Problem daftar pemilih tetap yang belum tuntas diselesaikan diharapkan tidak akan memunculkan persoalan di lapangan.
"Untuk KPU kan DPT sudah final. Saya berharap DPT tidak akan sampai menimbulkan masalah. Kalau ada sesuatu yang kurang pas, ya selesaikan lewat proses ketentuan perundang-undangan yang ada," ungkap Sultan HB X seusai menyontreng di TPS 022, Kelurahan Panembahan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta, Kamis (9/4).
Sultan HB X bersama permaisuri GKR Hemas dan tiga orang putrinya, yakni GKR Condrokirono, GKR Maduretno, dan GRAj Nurmastuti Wijareni, datang ke TPS tepat pada pukul 07.00. Setelah kedatangan Sultan, Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara TPS 022 membuka TPS dan melakukan pengecekan logistik surat suara.
Menurut Sultan, proses pemberian suara tidak akan memunculkan persoalan. Akan tetapi, pada saat proses perhitungan suara perlu lebih dicermati karena merupakan penentuan. Tidak hanya saksi, dimungkinkan, para pendukung parpol dan caleg juga akan ikut menunggu perhitungan. "Saya berharap, perhitungan suara tidak ada sesuatu hal yang dipermasalahkan," ungkap Sultan.
Sultan juga mengimbau seluruh masyarakat menggunakan hak pilih sebaik-baiknya alias tidak golput (golongan putih). Saat menyontreng, bolpoin yang digunakan Sultan sempat macet dan harus diganti petugas. Sultan memberikan suara relatif cepat sekitar 3 menit. (RWN)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang